Berita

Letjen TNI Hinsa Siburian menerima kenang-kenangan

Pertahanan

Ini Pengarahan Terakhir Letjen TNI Hinsa Siburian Kepada Prajurit Kopassus

RABU, 01 NOVEMBER 2017 | 19:54 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Sebelum melepaskan jabatannya karena memasuki masa pensiun, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Hinsa Siburian, melaksanakan kunjungan kerja terakhir ke Markas Satuan Sat-81 Kopassus, Cijantung.

Hinsa memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit Satuan 81 Kopassus, Grup-3 dan Makodenma Kopassus di Gedung Halilintar, Selasa (31/10).

Dia disambut Wadanjen Kopassus, Brigjen TNI Richard TH Tampubolon, dan para pejabat Kopassus baik Ir. Kopassus, Pamen Ahli Danjen Kopassus, para Asisten Danjen Kopassus, Dansat 81 beserta Danyon 811 dan Danyon 812, Dangrup 3, Dangrup-1 Kopassus, maupun para Kabalak Kopassus. Danjen Kopassus tidak bisa hadir karena sedang melaksanakan tugas pendidikan ke luar negeri.


Dalam pidatonya, Wadanjen Richard mengucapkan terima kasih atas perhatian Wakasad terhadap Kopassus, pada saat rapat-rapat di Mabesad baik mulai dari penugasan, Alutsista maupun Doktrin Kartika Eka Paksi.

"Pasukan Khusus yang memiliki fungsi teknis hanyalah Komando Pasukan Khusus. Ini yang menjadi penyemangat prajurit Kopassus, untuk itu kita harus menjaga kehormatan Kopassus dengan terus belajar dan berlatih," tegas Wadanjen.

Richard melanjutkan, pembelajaran yang penting dari kunjungan ini adalah tali silaturahmi sebagai prajurit Kopassus itu tidak bisa digantikan oleh apapun.

"Di sini kita dilahirkan, berkarir dan semoga banyak lagi Perwira-Perwira Kopassus yang dapat mengikuti kecemerlangan Bapak sebagai Wakasad. Bapak Wakasad adalah kebanggaan kami, keteladanan kami," ucap Richard.
 
Dalam pengarahannya, setelah mengajak para juniornya untuk terus mendekatkan diri pada Tuhan, Letjen Hinsa menjelaskan bahwa kehadirannya di Markas Satuan Sat-81 Kopassus bermaksud untuk menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Kopassus yang membina dan membesarkannya hingga sampai di ujung masa dinas.

"Saya 13 tahun di satuan ini, secara umum di Kopassus selama 17 tahun. Banyak kenangan saya. Jiwa dan semangat Komando itu memang harus selalu kita aplikasikan dalam hidup dan kehidupan kita entah di manapun satuanmu," tegas mantan Pangdam Cenderawasih itu.

Ia tegaskan, prajurit Komando dibentuk untuk tabah, tahan, ulet dalam menghadapi apapun. Itu pula yang membedakan prajurit Komando dengan yang bukan prajurit Komando, dan harus dijaga karena menjadi kehormatan tersendiri.

Setelah pengarahan, Wakasad menerima kenang-kenangan berupa cinderamata dari Dansat 81 Kopassus, Kolonel Inf Murbianto, dan Danyon 811, Letkol Inf Nashrul.

Di akhir kunjungannya Wakasad menerima jajar kehormatan sebelum meninggalkan Satuan Markas Kopassus, untuk selanjutnya mengikuti Serah Terima Jabatan Wakasad pada siang harinya di Markas Besar Angkatan Darat. Letjen Hinsa digantikan oleh Mayjen TNI Tatang Sulaiman yang sebelumnya menjabat Pangdam IV Diponegoro. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya