Berita

Dodi Reza Alex Noerdin/Net

Nusantara

Beringin Ingin Kursi Alex Diwariskan Ke Putranya

Usung Bupati Muba Jadi Cagub Sumsel
RABU, 01 NOVEMBER 2017 | 09:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Teka teki siapa sosok diusung Partai Golkar sebagai calon Gubernur Sumatera Selatan pada Pilgub 2018 terjawab sudah. Secara resmi, Golkar mengusung Dodi Reza Alex Noerdin, putra Gubernur Alex Noerdin. Hasil survei menunjukkan, Dodi Reza, saat ini Bupati Musi Banyuasin (Muba) punya kans menangi Pilgub Sumsel.

Surat keputusan calon gu­bernur Provinsi Sumsel itu diserahkan DPP Partai Golkar di Ballroom Hotel Arista, Palembang, kemarin.

Penyerahan surat keputusan calon gubernur Provinsi Sumsel dari DPP Partai Golkar itu di­lakukan langsung Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Sumatera II DPP Partai Golkar, Darul Siska. Hadir pula Ketua DPD Golkar Sumsel Alex Noerdin. Penyerahan surat keputusan itu juga dihadiri seluruh pengurus partai dari 17 kabupaten/kota se-Sumsel.


Darul Siska mengatakan, pen­etapan calon kepala daerah ini sudah berdasarkan petunjuk DPP Golkar tentang peneta­pan pasangan calon gubernur. Keputusan ini merupakan hasil rapat tim pusat Golkar pada awal September lalu.

"DPP perlu menetapkan calon lebih cepat dan DPP Golkar pusat menetapkan Dodi Reza Alex Noerdin sebagai calon Gubernur Sumsel 2018," ujarnya.

Surat keputusan ini harus ditindaklanjuti dengan koordinasi dan komunikasi dengan calon kepala daerah yang telah ditetap­kan untuk berkoalisi dengan partai lain guna memperluas dukungan pada calon yang telah ditetapkan.

Ketua DPP Harian Golkar Nurdin Halid mengatakan, se­harusnya sejak beberapa bulan lalu pihaknya sudah menetapkan cagub Sumsel. Tapi pelaksanaannya baru sekarang.

Menurut Nurdin, penetapan keputusan cagub Sumsel memi­liki berbagai pertimbangan. Hal itu berkaitan erat dengan proses kesinambungan bukan hanya untuk pembangunan dan ke­maslahatan masyarakat Sumsel semata, tapi kesinambungan kader yang dapat mewarisi kepemimpinan Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

"Bahkan untuk pertimban­gan dan kajian serta penda­laman kami menurunkan tim investigasi ke Musi Banyuasin. Untuk mendengar tanggapan dan aspirasi masyarakat Muba sekiranya bupatinya dicalonkan menjadi gubernur karena Dodi baru saja dilantik jadi Bupati Muba," jelasnya.

Yang jadi perhatian, sambung Nurdin, hasil investigasi ini justru menujukkan kebanggaan warga setempat. Mereka menilai dengan semakin cepatnya Bupati Dodi Reza Alex maju sebagai cagub Sumsel harapannya ber­bagai janji kampanye politik sebelum pilkada akan lebih mudah direalisasikan.

Dilihat secara objektivitas, lanjut Nurdin Halid, survei dengan tiga lembaga berka­pasitas nasional dan kredibel menunjukkan, kader Golkar yang punya kapasitas untuk memenangkan Pilgub adalah Bupati Dodi Reza.

"Tren surveinya bagus itu yang ngomong bukan Nurdin Halid tapi tim survei. Ini juga bukan anak bapak dan soal di­nasti. Seandainya memang ada kader lain yang punya kapasistas kemampuan seperti ini tentu akan kami calonkan tapi sejauh ini belum ada yang menyamai kapasitasnya," jelasnya.

Melalui surat keputusan ini dia menginstruksikan kadernya agar tidak ada lagi perbedaan mulai besok. Sebaliknya kader diminta segera melakukan kerja politik dan melakukan karya kekaryaan.

"Ini resmi penugasan partai jadi tidak boleh ada penolakan," jelasnya.

Sementara itu Dodi Reza Alex mengatakan setelah men­erima penjelasan dan arahan pusat dia menerima penugasan ini dengan bangga dan syukur. "Dengan mengucap Bismillah saya kader Partai Golkar Sumsel Insya Allah bersama kader di 17 kabupaten/kota siap memenang­kan pemilihan gubernur dan juga kab/kota yang akan pilkada," jelasnya

Menurut Dodi penunjukan ini menjadi tanggung jawab besar. Dia mengaku akan berupaya tidak mengecewakan atas penu­gasan ini.

"Kita harus segera meme­nangkan pilkada, tapi bukan untuk mencari kekuasaan tapi cari ruang untuk kader Golkar berbuat lebih bagi masyarakat. Saya akan turun langsung ber­sama calon kader Golkar yang diusung. Dengan adanya efek getar di pilkada nanti kami yakin Partai Golkar akan jadi pemenang di Sumsel. Insyaallah mulai hari ini detik ini, saya akan bekerja," tutupnya. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya