Berita

Effendi Simbnolon/Dok

Hukum

Effendi Simbolon: Narkoba Sudah Menjadi Industri

RABU, 01 NOVEMBER 2017 | 09:10 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Narkoba saat ini bukan sekadar penyakit sosial tapi sudah menjelma menjadi industri.

"Kita jangan terkecoh dengan penyakit sosial ini. Karena selama ini kita hanya menilai akibat dari penyakit sosial itu menimbulkan kekurangan di dalam motorik yang membuat perilaku menyimpang. Seolah-olah itu adalah kesalahan dari kita, lalu dianggap sebagai penyakit," kata anggota DPR dari Komisi I Effendi Muara Sakti Simbolon saat bersilaturahmi dengan pengurus Al Wasliyah, Sumut, kemarin (Selasa, 31/10).

Ia menjelaskan, pada masa lalu, orang menanam ganja untuk keperluan obat. Namun saat ini ganja sudah dikemas dan sudah jadi barang industri untuk mencelakakan manusia dan sangat merugikan negara.


"Jika seorang saja menghabiskan Rp 1 juta per bulan untuk membeli narkoba, maka ada Rp 5 triliun uang beredar sehari," paparnya.

Effendi menekankan, peredaran narkoba sudah merusak generasi bangsa. Sebab itulah menurut dia, diperlukan sosok pemimpin yang tegas agar masalah narkoba di Tanah Air bisa terselesaikan. Politisi PDIP ini kemudian mencontohkan gaya kepemimpinan Rudrigo Duterte di Filipina yang tanpa ampun memberantas narkoba.

"Tidak perduli apakah itu anaknya yang terlibat narkoba, ditembak mati. Dengan ketegasan itu, peredaran narkoba turun drastis. Namun elektabilitas pemimpinnya menjadi naik," terangnya.

Adapun kedatangan Effendi Simbolon di Alwasliyah disambut oleh Ketua PW Alwaliyah Saiful Akhyar Lubis, Sekretaris Gerakan Pemuda Alwalsiyah M Nusyam, Ketua Ikatan Pelajar Alwasliyah  Muhammad Fadhillah, dan Ketua Pusat Angkatan Putri Alwasliyah Maryam Sahar.[wid]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya