Berita

Foto: Humas Pertamina

Bisnis

CSR Pertamina Hadir, Difabel Bisa Membatik

RABU, 01 NOVEMBER 2017 | 08:35 WIB

Yuni Lestari (27 tahun), penyandang disabilitas asal Tawangsari, Boyolali kini sudah bisa membatik semenjak kehadiran Pertamina.

Peningkatan kemampuan ini berkat program pembangunan masyarakat Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Pertamina Terminal BBM Boyolali.

Perempuan yang menyandang cerebral palsy ini mengalami kelumpuhan pada kedua kaki dan tangan kanannya semenjak kecil. Akibatnya, keinginan untuk mengakses pendidikan dan bermain seperti anak-anak pada umumnya pun pupus. Keadaan tersebut berubah saat Terminal BBM Boyolali hadir.


Yuni mendapatkan pendampingan intensif berupa terapi fisik dan pendampingan psikososial selama tiga bulan berturut-turut. Kini, Yuni sudah bisa beraktivitas dengan mandiri dan berinteraksi dengan masyarakat sekitar dengan normal tanpa rasa minder. Bahkan, ia kini sudah dapat membatik dengan tangan kirinya.

Batik tulis yang dihasilkan Yuni tidak kalah dengan batik tulis buatan teman lainnya yang notabene bukan penyandang disabilitas. Batik tulis yang dibuat Yuni, telah laku di pasaran dengan harga 300 ribu sampai satu juta rupiah.

"Bagus ini hasil batiknya. Motifnya menarik dan warnanya bagus," ujar Azharul, salah satu peminat batik asal Boyolali.

Program pemberdayaan masyarakat bagi difabel merupakan salah satu wujud kepedulian Pertamina terhadap masyarakat khususnya kelompok rentan di Boyolali yang merupakan ring satu Terminal BBM Boyolali.

"Dengan program CSR, kami ingin memberdayakan masyarakat agar mandiri dan sejahtera, termasuk para difabel," jelas Operation Head Terminal BBM Boyolali Soeprijantoro saat sambangi rumah Yuni, penyandang difabel binaan Pertamina, Senin (9/10) lalu.
 
Program CSR dari Terminal BBM Boyolali ini mendapat sambutan yang baik oleh keluarga Yuni dan pemerintah Desa Tawangsari.  Rubiyem, orang tua Yuni berterima kasih kepada Pertamina.

"Terima kasih Pertamina, anak kami Yuni yang dari kecil tidak bisa apa-apa, sekarang sudah bisa membatik, sudah bisa cari duit sendiri," ujarnya terharu.

Sementara itu, Kepala Desa Tawangsari Yayuk Tutik Supriyanti mengatakan, program CSR di Tawangsari sangat bermanfaat bagi warga, bahkan sampai kelompok rentan pun diperhatikan.

"Ke depan, kami bersama-sama dengan Terminal BBM Boyolali berencana membuat showroom sebagai tempat pameran produk kelompok binaan Pertamina di Desa Tawangsari," imbuhYayuk.[wid/***]
 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya