Berita

Kemenkop UKM Tingkatkan Kompetensi Pengurus Koperasi

RABU, 01 NOVEMBER 2017 | 06:58 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementerian Koperasi dan UKM melaksanakan Pra Konvensi Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Bidang Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Koperasi.


Pra Konvensi SKKNI Koperasi dibuka oleh Deputi Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Yuana Sutyowati Barnas, Senin kemarin (30/10) di Bogor, Jawa Barat.

"Sampai tahun 2016 jumlah koperasi simpan pinjam di Indonesia sebanyak 10.410 unit tetapi jumlah pengelola koperasi yang memiliki sertifikasi kompetensi baru 1.092. Karena itu sangat penting kompetensi bagi pengelola koperasi," katanya.

"Sampai tahun 2016 jumlah koperasi simpan pinjam di Indonesia sebanyak 10.410 unit tetapi jumlah pengelola koperasi yang memiliki sertifikasi kompetensi baru 1.092. Karena itu sangat penting kompetensi bagi pengelola koperasi," katanya.

Yuana menjelaskan, agenda pra konvensi membahas penyampaian Rancangan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia dan Rancangan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia bidang KSP/USP Koperasi. Selain itu juga diharapkan ada masukan dan koreksi RSKKNI dan RKKNI bidang KSP/USP Koperasi. Pra konvensi sekaligus persiapan pembahasan konvensi nasional.

"Pertemuan ini menghasilkan bahwa masukan, usulan dan saran dari peserta akan ditindaklanjuti oleh Tim Perumus SKKNI bidang KSP/USP Koperasi," jelasnya kepada redaksi, Rabu (1/11).

Pra konvensi juga memutuskan untuk dilakukan pengambilan keputusan lewat voting dalam menentukan apakah pengurus dan pengawas masuk atau tidak pada SKKNI bidang KSP/USP Koperasi. [wah]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya