Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Gempa Ambon Rusak Mall Pusat Kota, Masyarakat Kumpul di Jalan Raya

SELASA, 31 OKTOBER 2017 | 20:23 WIB | LAPORAN:

Masyarakat Kota Ambon dan sekitarnya masih dilanda kepanikan pasca diguncang gempa lima kali dalam waktu yang berdekatan.

Salah seorang warga Desa Negeri Lama, Yanti Lilitnuhu menginformasikan bahwa saat ini masyarakat panik dan tidak berani berada di dalam kediaman mereka.

“Katong samua su (Baca: kita semua sudah) di jalan. Seng ada yang berani dalam rumah,” kata dia saat dikontak redaksi melalui sambungan telepon, beberapa saat tadi (Selasa, 31/10).


Yanti menjelaskan, sejumlah bangunan di dekat pusat kota Ambon juga mengalami kerusakan akibat gempa tersebut.

“Di ACC (Ambon City Center, red), MCM (Maluku City Mall), RSU, dan bandara rusak, tapi tidak berpotensi Tsunami katanya,” jelas wanita yang mempunyai dua anak ini.

Masyarakat sendiri sudah mendapatkan imbauan dari BPBD setempat untuk tidak panik lantaran gempa tidak berpotensi Tsunami. Kenyataannya, mereka tetap keluar dan berkumpul di sekitaran jalan raya dan tempat-tempat terbuka.

“Sejauh ini katong pung (Baca: kita punya) daerah masih aman. Belum ada korban jiwa,” jelas wanita yang bekerja sebagai Kepala Cabang salah satu asuransi swasta di Ambon ini.

Saat ini masyarakat di kawasan Negeri lama pun sudah berangsur-angsur kembali ke rumah.

BNPB sebelumnya menginformasikan bahwa Ambon diguncang dan sekitarnya diguncang gempa 5 kali berturut-turut. Gempa tersebut terjadi dalam waktu berdekatan. Namun, sejauh ini gempa belum berpotensi Tsunami. [sam] 

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

CELIOS Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 | 14:13

Penambahan Komando Teritorial Berpotensi Seret TNI ke Politik Praktis

Rabu, 22 April 2026 | 14:05

Mega Syariah Bukukan Akuisisi Dana Pihak Ketiga Rp709 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 14:01

Prabowo Bakal Perbanyak Konser K-Pop di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 | 13:49

Konsumsi BBM Harus Bijak di Tengah Gejolak Harga

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

Komisi X DPR Sesalkan Dugaan Kecurangan Peserta UTBK Undip

Rabu, 22 April 2026 | 13:48

YLKI Sebut Pajak Tol Salah Sasaran dan Memberatkan Rakyat

Rabu, 22 April 2026 | 13:38

IHSG Sesi I Terkoreksi ke Level 7.544 di Tengah Ketidakpastian Geopolitik Timur Tengah

Rabu, 22 April 2026 | 13:24

Purbaya Pastikan Nasib Utang Whoosh Sudah Rampung

Rabu, 22 April 2026 | 13:10

Prabowo Jajaki Peluang Kirim WNI Ikut Program Kosmonaut Rusia

Rabu, 22 April 2026 | 12:58

Selengkapnya