Berita

Dok/Kemnaker

Enam Pesan Penting Dari Menaker Buat Peserta Magang Ke Jepang

SELASA, 31 OKTOBER 2017 | 17:53 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dakhiri melepas 32 pemuda Indonesia yang akan bertolak ke Jepang untuk mengikuti program magang dari Panasonic Jepang periode 2017-2020.

Ada enam pesan penting buat peserta magang dari Menaker di acara Graduation Technical Intern Training Program (TITP), yang bertempat di Auditorium Matsushita Gobel Foundation, Bogor, Senin (30/10)

Pertama, menjaga nama baik diri, keluarga dan bangsa selama di Jepang dengan menjaga perilaku sebaik-baiknya. Kedua, memahami aturan hukum, aturan lingkungan serta budaya masyarakat  Jepang. Tentu Indonesia dengan Jepang berbeda aturan hukum dan budayanya.


“Kalian adalah duta bangsa terpilih,” kata Menaker.

Ketiga,
peserta magang harus mempergunakan kesempatan magang selama tiga tahun dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kualitas skill, pengalaman dan wawasan.

"Jangan habiskan waktu untuk hal yang tidak penting," katanya.  

Keempat, Menaker mengingatkan para pemuda tidak tergoda bujuk rayu dari pihak manapun untuk keluar dari program pemagangan dengan tawaran pekerjaan lain.

“Pelajaran masa lalu banyak peserta magang tergiur dengan tawaran kerja sebelum selesai magang. Namun justru menimbulkan masalah”.

Kelima,
dengan penghasilan yang diperoleh dari proses magang, tabunglah untuk modal usaha kelak saat kembali ke tanah air. Terakhir, menjaga kesehatan. Terutama perbedaan cuaca dingin yang ekstrem.

Dalam kesempatan itu, Menaker memberikan apresiasi dan mendukung penuh program pemagangan TITP Panasonic Gobel. Kata Menaker, program TTTP  selaras dengan program pemerintah. 

"Kemnaker memiliki program pemagangan juga ke Jepang. Sampai saat ini, masih ada 20.000 calon pemagang dari Indonesia yang akan masuk dalam berbagai sektor dan industri," katanya.

Menurut Menaker, ketika industri di Jepang sudah mengakui standar internasional skill peserta magang, dengan sendirinya  industri di Indonesia juga memberikan pengakuan yang sama.  

Sementara, Ketua Umum Yayasan Matsushita Gobel (YMG) Jusman Syafii Djamal menyatakan pihaknya selalu berusaha meningkatkan kualitas SDM di Indonesia, terutama di bidang manufaktur melalui peningkatan kompetisi. YMG akan memberangkatkan 32 pemuda Indonesia untuk menerima program magang TITP dari Panasonic Jepang periode 2017-2020.

Lanjut Jusman, rencananya, program ini akan memberangkatkan 500 orang selama 5 tahun. Semua biaya pendidikan, pelatihan sebelum berangkat ke Jepang ditanggung oleh YMG.

"Diharapkan, peserta magang mampu meningkatkan skill, mengaplikasikan perubahan sikap dan budaya kerja yang lebih profesional di Indonesia, " kata Jusman yang juga mantan Menteri Perhubungan RI tersebut. [wid]



Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya