Berita

Effendi Simbolon/Net

Nusantara

Effendi Simbolon Dukung Rumah Besar Jadi Situs Peradaban Islam

SELASA, 31 OKTOBER 2017 | 09:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Masyarakat Asahan, Sumatera Utara mengusulkan agar Rumah Besar Melayu Kabupaten Asahan yang terletak di Desa Silau Lama, Kecamatan Silau Laut dijadikan situs peradaban Islam nasional.

Usulan itu bahkan disampaikan warga secara langsung kepada Anggota DPR RI Effendi MS Simbolon saat berkunjung ke tempat itu. Effendi yang mendengar usulan tersebut langsung menyatakan kesiapannya untuk mendukung keinginan warga.

"Apa yang diharapkan oleh masyarakat Silau Laut akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo. Kita akan sama-sama mempertahankan wilayah ini akan menjadi cagar budaya utama di wilayah Asahan ini," kata Effendi Simbolon dalam acara Silahturahmi bersama Tuan Syech Silau, Senin (30/10).
 

 
Ketua Umum Punguan Simbolon dohot Boruna Indonesia (PSBI) ini meluruskan bahwa kehadirannya di Asahan bukan atas jabatan resmi, tetapi karena kepeduliannya kepada masyarakat Silau Laut.

"Alhamdulillah, kami bisa sampai ke Kecamatan Silau Laut yang merupakan pusat Peradaban Agama Islam ini. Dan sangat terasa kedamaiannya di sini," ucapnya.
 
Sementara itu, Pemangku Adat Syech Silau H Ibrahim Ali Silau menyebutkan kawasan ini memiliki luas hampir 20 km. Ia juga menjelaskan bahwa berdasarkan sejarah, Silau Laut tidak pernah dijajah Belanda dan Jepang.

Sementara kepada pemangku kebijakan negeri ini, Ali Silau berpesan agar tidak membenturkan antara umat Islam dengan siapapun.

"Pesan ayahanda, hormati pemimpin dan para ulama. Jangan benturkan umat Islam dengan siapapun. Sifat kasih sayang yang dipesankan orangtua. Semoga bangsa ini tetap akur dan damai," tukasnya.
 
Dalam kesempatan ini, Syech Silau  juga mendoakan agar Effendi MS Simbolon menjadi wakil rakyat yang bijaksana dan tetap memegang teguh prinsip keadilan dan merakyat. Menurutnya, hanya dengan adil dan bijaksana seorang pemimpin bisa dicintai dan disayangi masyarakat.

"Semoga bangsa ini tetap akur dan damai, jauhi dari bencana dan tetap dirahmati Allah SWT. Semoga bangsa ini menjadi jaya. Intinya, siapapun bupati atau gubernur yang memimpin nantinya akan kami dukung sebab kami tetap menjunjung tinggi kedaulatan NKRI," tegasnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Fenomena Embun Upas Dieng Muncul Lagi, Ini Perkiraan Waktu Puncaknya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:13

Pidato Bahlil di Depan Prabowo: Kekuasaan Itu Harus Direbut!

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Kejagung Pelajari Pengajuan Justice Collaborator Sony Sonjaya

Rabu, 10 Juni 2026 | 18:10

Ranking FIFA Indonesia Naik Lagi Usai Kalahkan Mozambik 1-0, Kini di Posisi 118 Dunia

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:57

Prabowo Dorong HIPMI Cetak Pengusaha Patriotik yang Peduli Rakyat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:51

Bupati Muara Enim Suap ASN BPK untuk Tutup Temuan Audit

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:41

Kelas Menengah Paling Terdampak Kenaikan Pertamax

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Bedah Rumah Warga, Wujud Nyata Pemasyarakatan Berdampak untuk Masyarakat

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:21

Prabowo Sering ke Luar Negeri karena Indonesia Disukai Banyak Negara

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:11

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Selengkapnya