Berita

Uu Ruzhanul Ulum dan Ridwan Kamil/net

Nusantara

PILGUB JABAR

PPP Mau Kerja Asalkan Uu Menjadi Cawagub

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 20:16 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Jawa Barat tetap ngebet memasangkan bakal Calon Gubernur Jabar, Ridwan Kamil (Kang Emil), dengan Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum, pada Pilgub 2018.

Ketua DPW PPP Jawa Barat, Ade Munawaroh Yasin, menilai pasangan Emil-Uu adalah pasangan ideal karena keduanya memiliki kapabilitas baik. Namun ia mengakui bahwa PPP Jabar belum memiliki surat keputusan (SK) dengan partai koalisi. Sejauh ini, Ridwan Kamil didukung PKB, Nasdem, dan PPP.

"Kami menilai pasangan Emil-Uu sangat tepat untuk diusung karena keduanya sama-sama memiliki prestasi dan pengalaman yang baik di pemerintahan," ujar Ade kepada wartawan di kota Bandung, Senin (30/10).


Mereka berdua juga masih tergolong muda sehingga diharapkan membawa inovasi-inovasi baru untuk Jabar. Selain itu, UU berpengalaman dua periode menjabat dan mempunyai kedekatan yang baik dengan masyarakat.

"Pak Uu prestasinya bagus. Untuk Pilgub, beliau juga sudah sosialisasi, sudah masif. Cocok disandingkan dengan Kang Emil, apalagi kalau Pak Uu jadi gubernurnya," tuturnya, dikutip RMOL Jabar.

"Kami akan bekerja ketika wakilnya (calon gubernur) Uu, karena orang ini adalah roh kita di partai. Mungkin, kalau bukan Uu beda lagi ceritanya," ucap Ade.

PPP akan membentuk tim pemenangan dari wilayah sampai ke tingkat paling bawah. Tidak hanya pengurus wilayah PPP yang bekerja memenangkan Emil dan Uu, tetapi sampai di kota dan kabupaten, kecamatan, juga desa.

"Kami akan membentuk tim sampai ke desa untuk memenangkan Ridwan Kamil dan Uu, dengan syarat wakilnya adalah Uu," tegasnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya