Berita

Iwa Karniwa/net

Nusantara

PILGUB JABAR

Pendidikan Paling Tinggi Jadi Modal Kuat Iwa Karniwa

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 19:24 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Masyarakat Jawa Barat berharap sosok yang terpilih pada Pilgub Jabar 2018 berlatar pendidikan yang cukup tinggi.

Survei Jaringan Masyarakat Peduli Demokrasi (JMPD) menyimpulkan ada 28,6 persen pemilih Jawa Barat yang menghendaki Gubernur periode 2018-2023 berlatar perguruan tinggi. Sisanya; 25,6 persen berasal dari birokrat, 21,6 persen berasal dari pesantren; 15,4 persen berasal dari pengusaha; 2,1 persen berasal dari artis dan 6,7 persen tidak memberikan tanggapan.

Ketua Divisi Pendidikan dan Penelitian JMPD, Dr. Andang Saehu, mengatakan ini merupakan hasil survei dengan jumlah responden 5.000 warga Jabar yang sudah memiliki hak pilih. Mereka tersebar di 27 Kabupaten/Kota yang ada di Jabar secara stratified random sampling jangka waktu 22 Mei-4 Juni 2017.


"Pemilihan jumlah responden per-kabupaten dan kota berdasarkan metode cluster dengan target komposisi responden dengan tingkat kepercayaan minimal 95 persen, sehingga memiliki margin of error maksimal 5 persen," katanya, dikutip dari RMOL Jabar.

Menurutnya, kajian tim peneliti atas hasil survei dilakukan dengan memadukan pendekatan kuantitatif dan pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan data melalui observasi dan wawancara. Penyebaran angket dalam metode survei menghasilkan angka-angka kuantitatif, sedangkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan peneliti menghasilkan catatan pernyataan-pernyataan yang memperkuat data kuantitatif.

Dijelaskan Andang Saehu, berdasarkan analisa tim peneliti hasil mix dari data kuantitatif dan kualitatif tersebut, terdapat figur-figur bakal calon Gubernur yang memenuhi kriteria berlatar belakang perguruan tinggi dan dosen dari perguruan tinggi. Lima besar hasilnya adalah Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, Dede Yusuf, Dedi Mulyadi, dan Iwan Karniwa. Ridwan Kamil adalah Walikota Bandung juga Dosen ITB. Sedangkan Iwa Karniwa adalah Sekretaris Daerah Jabar yang juga dosen di Program Pascasarjana sejumlah perguruan tinggi.

"Namun, jika berasal dari perguruan tinggi diidentifikasi sebagai bakal calon yang berpendidikan tinggi, Iwa Karniwalah yang tingkat pendidikannya paling tinggi bergelar Doktor atau S-3," kata dia.

Iwa Karniwa memiliki tambahan keunggulan dari hasil survei mengingat 25,6 persen dari 5000 responden menghendaki juga Gubernur Jabar 2018-2013 dari kalangan birokrat.

"Hal itu cukup menggembirakan karena dapat diidentifikasi bahwa responden adalah pemilih yang cerdas, sehingga menghendaki Gubernur berpendidikan tinggi," katanya.

Selain itu, realitas itu pun memberikan peluang kepada orang-orang perguruan tinggi untuk turun gunung meramaikan bursa bakal calon Gubernur Jabar, seperti halnya Anis Baswedan yang kini menjadi Gubernur DKI Jakarta. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya