Berita

Foto: Net

Bisnis

Kampanye Motor Listrik, PLN Raih Rekor MURI

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 12:19 WIB | LAPORAN:

Salah satu keuntungan menggunakan bahan bakar listrik adalah ramah lingkungan. Kendaraan listrik dalam perjalanannya tidak menimbulkan polusi seperti bahan bakar minyak.

"Kami mengampanyekan penggunaan kendaraan yang ramah lingkungan, bebas polusi, nyaman dan efisien digunakan. Kini masyarakat Jakarta telah memiliki banyak pilihan untuk penyedia kendaraan listrik," kata General Manager PLN Disjaya, M. Ikhsan Asaad  di Jakarta, belum lama ini.

Ikhsan mengatakan, uji coba terhadap motor listrik buatan perusahaan mitra sudah dilakukan. Terbukti, biaya bahan bakar yang dihabiskan untuk motor listrik lebih rendah dibandingkan motor konvensional.


Menurutnya, motor listrik juga memiliki kelebihan lain, yaitu tidak menimbulkan kebisingan saat berkendara di jalan raya. Polusi udara yang dihasilkan oleh kendaraan tersebut juga tergolong 0 persen.

Ikhsan Asaad juga mengatakan biaya penggunaan motor berbahan bakar listrik jauh lebih efisien dari harga. Untuk motor dengan mengeluarkan uang Rp 5 ribu motor dicharge 3 kWh, jarak tempuh kata dia bisa mencapai  70 km.

"Lebih murah daripada motor berbahan bakar minyak ya, coba bayangkan kalau pakai kendaraan biasa, itu mungkin sudah Rp 20 ribu untuk sekitar tiga liter minyak," jelasnya.

Sebelumnya dalam rangkaian acara Peringatan Hari Listrik Nasional ke – 72
yang jatuh pada tanggal 27 Oktober setiap tahunnya, PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) menggelar acara “Electric Fun Ride” yaitu konvoi motor pertama di Indonesia pada Sabtu (28/10) lalu.

Acara tersebut PLN mengerahkan 180 motor listrik. Konvoi PLN Disjaya ini telah memecahkan Rekor MURI Konvoi Motor Listrik Terbanyak. Konvoi bersama dengan garis start dari Kantor PLN Disjaya, Gambir, menuju Taman Suropati, dan berakhir di tempat wisata Kota Tua.

Piagam penghargaan Rekor MURI atas penyelenggaraan acara ini akan diserahkan langsung oleh Wakil Direktur Museum Rekor Indonesia (MURI), Osmar Semesta Susilo.[wid]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya