Berita

Net

Hukum

Pemerintah Harus Tegas Pada Pabrik Tidak Sesuai Standar

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 10:46 WIB | LAPORAN:

Pemerintah diminta tegas menindak perusahaan-perusahaan yang pabriknya tidak sesuai standar.

Guna mengatisipasi terulangnya insiden kebakaran pabrik seperti milik produsen kembang api PT Panca Buana Cahaya Sukses di Kosambi, Tangerang yang menewaskan 47 orang.

"Saya minta pemerintah untuk segera melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang terkait dengan aspek K3 suatu perusahaan maupun pabrik," ujar Wakil Ketua DPR RI Taufik Kurniawan di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (30/10).


Menurut Taufik, seharusnya pemerintah tidak latah dan baru menindak tegas perusahaan setelah terjadi peristiwa yang menyebabkan banyak korban.

"Jangan sebelumnya tidak ada pengetatan tapi begitu ada kejadian heboh berbondong-bondong, padahal sudah jatuh korban," ujarnya.

Dalam insiden tersebut pemilik pabrik Indra Liyono dijerat pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan kematian, pasal 74 junto pasal 183 UU 13/2003 tentang Ketenagakerjaan. Dengan dengan ancaman hukuman lebih dari lima tahun. [wah]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya