Berita

RMOL

Nusantara

Mahasiswa USU Antusias Sambut Program BUMN

MINGGU, 29 OKTOBER 2017 | 06:47 WIB | LAPORAN:

Ribuan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) menyambut dengan antusias program BUMN Hadir di Kampus yang digagas oleh Kementrian BUMN.

Program yang digelar tersebut bertujuan untuk menyampaikan update perkembangan kondisi ekonomi nasional sekaligus mengajak perguruan tinggi melalui mahasiswanya ikut terlibat dalam mengawal peningkatan ekonomi nasional dimana BUMN telah berperan aktif untuk itu.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) merupakan salah satu tulang punggung dalam membangun perekonomian nasional. Untuk itu peran BUMN yang sangat strategis tersebut haruslah disosialiasikan ke berbagai kalangan termasuk ke kampus dan universitas di Indonesia.


Salah satu program BUMN Hadir untuk Negeri adalah BUMN Hadir di Kampus. Di Medan BUMN hadir di kampus diselenggarakan di Universitas Sumatera Utara (USU) dengan nara sumber Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono, Staf Khusus Menteri BUMN Sahala Lumban Gaol dan Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) Mas Wigrantoro. Adapun tema diskusi yang dibahas dalam BUMN Hadir di kampus di USU yakni "Membangun Ekonomi Indonesia Berkeadilan".

Staf Khusus Menteri BUMN Sahala Lumban Gaol mengatakan, visi dan mimpi BUMN dilandaskan pada misi BUMN sebagai agen pembangunan dan penciptaan nilai tambah. Ada empat hal yang ditetapkan dalam roadmap BUMN sebagai agen pembangunan yakni kemandirian, kesejahteraan, keberlanjutan, pemerataan dan kesetaraan.

"Empat program tersebut diimplementasikan dalam sinergi antar BUMN, hilirisasi dan kandungan lokal, pembangunan ekonomi daerah terpadu serta kemandirian keuangan dan penciptaan nilai," kata Sahala dalam paparannya di depan ribuan mahasiswa USU di Auditorium USU, Medan, Sabtu (28/10).

Dari sisi nilai tambah, lanjut Sahala, BUMN pada tahun 2015 telah berkontribusi pada penerimaan negara sebesar Rp211 triliun. Ditargetkan pada tahun 2019 kontribusi tersebut melonjak menjadi Rp635 triliun.

"Adapun pada 2015 satu BUMN berhasil masuk di peringkat Fortune 500. Tahun 2019 kami targetkan 6 BUMN yang masuk Fortune 500," paparnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank BTN Maryono mengungkapkan, selain mencari keuntungan, BUMN juga mempunyai peran dalam hal mendorong masyarakat lebih sejahtera. Untuk itu, BUMN banyak ditugaskan oleh pemerintah dalam menjalankan program mereka di antaranya BTN yang mempunyai tugas memberikan pembiayaan untuk rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), Bulog yang berperan dalam penyediaan dan penyaluran beras bersubsidi, serta PLN yang ditugaskan melakukan penyediaan dan distribusi tenaga listrik.

"Jadi BUMN juga menjalankan program sosial untuk bisa menyejahterakan rakyat," katanya.

Maryono menambahkan dalam  mendorong ekonomi rakyat BUMN  telah melakukan beberapa  program yakni pembiyaan Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera), Balkondes (Balai Ekonomi Desa) dan Rumah Kreatif BUMN (RKB). Untuk Mekaar yang merupakan program layanan pemberdayaan berbasis kelompok bagi perempuan pra sejahtera saat ini nasabahnya sudah mencapai 1.684.223 orang dengan penyaluran pembiayaan mencapai Rp2,84 triliun di 400 kabupaten/kota.

"Untuk RKB pada tahun 2016 dibangun 100 RKB di 100 Kabupaten/Kota, sedangkan pada September 2017 jumlahnya mencapai 176 RKB dengan UKM yang terdaftar di e-commerce belanja.com sebanyak 14.891 UKM," paparnya.

Menurut Maryono, hadirnya BUMN di kampus salah satu tujuannya untuk memberikan pemahaman mengenai kemajuan yang telah dilakukan pemerintah selama tiga tahun ini khususnya yang dikerjakan BUMN. BTN sendiri di Medan selain berkontribusi mengajar di USU, juga telah hadir di Universitas Negeri Medan pada Jumat (27/10).

"Harapannya perguruan tinggi dapat berperan dalam mendukung pemerintah karena memiliki sumber daya manusia yang profesional," katanya.

Dia mengungkapkan, selain melakukan BUMN mengajar, BTN di USU juga menandatangani perjanjian kerja sama dalam hal jasa dan layanan perbankan. Selain itu, BTN juga memberikan fasilitas BTN Zone di USU yang bisa dimanfaatkan mahaisiswa untuk memperlancar kegiatan belajar mereka.

"Kami akan membuat BTN Zone di lingkungan kampus agar bagaimana semua layanan para pelaku pendidikan di lingkungan kampus akan mendapatkan pelayanan one stop service. Mereka akan dengan mudah mendapatkan pelayanan dalam transaksi perbankan karena semua kebutuhan akan kami siapkan dalam BTN Zone yang sudah dilengkapi seluruhnya dengan layanan digital banking," jelas Maryono.

Selain ini pada kesempatan yang sama kepada mahasiswa USU juga diberikan bantuan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi. Dari seluruh fakultas di USU setidaknya akan terwakili masing-masing fakultas dengan lima mahasiswa terpilih.

Ini hanya stimulus saja bagi mereka yang berprestasi untuk diberikan penghargaan untuk yang lain agar ikut berprestasi sehingga USU akan mencetak mahasiswa yang handal di masa depan, katanya.

Di depan ribuan mahasiswa USU Maryono mengajak kepada para mahasiswa untuk ikut mengambil peran dalam mambantu pemerintah meningkatkan stabilitas ekonomi nasional. BUMN sudah mengambil peran untuk itu dan sekarang giliran mahasiswa atau perguruan tinggi yang mempunyai peran dalam mencetak resource profesional untuk ikut ambil bagian.

"Kami bangga berada di tengah-tengah mahasiswa USU dan ini menambah semangat kami untuk bekerja lebih keras untuk Indonesia lebih baik," tegas Maryono. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya