Berita

Monica Hariyanto/Net

Nusantara

Gerakan Revolusi Putih Dimulai Dari Kampung Kumuh Di Belakang Rumah Anies

SABTU, 28 OKTOBER 2017 | 20:19 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Untuk mencerdaskan anak-anak Jakarta, Bidadari Indonesia melakukan gerakan Revolusi Putih dengan membagikan susu dan telur rebus di kampung-kampung kumuh.

Ketua Umum Bidadari Indonesia, Monica Hariyanto megatakan gerakan ini bertujuan agar anak-anak Jakarta mendapat gizi yang sempurna.

"Karena kami yakin dengan mendapat gizi telur dan susu mereka akan lebih cerdas dan berkualitas," kata Monica, di Kampung Pemulung, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (28/10).


Kampung yang berada tepat di belakang kawasan rumah pribadi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan itu adalah titik awal gerakan revolusi putih ini.

"Insyaallah kami akan mengadakan acara ini secara rutin dari kampung ke kampung, dari sekolah ke sekolah," janjinya.  

Monica menjelaskan, adalah himbauan dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto kenapa namanya Revolusi Putih, karena telur dan susu itu berwarna putih.

"Intinya gerakan guna mencerdaskan anak-anak Jakarta. Kami berharap di Jakarta tidak adalagi kemiskinan," sebutnya.

Gerakan ini, kata Monica mendapat respon yang baik dari Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies-Sandi. Sejatinya, pemimpin Jakarta itu akan hadir pada acara ini namun karena kesibukan mereka batal meghadiri.

"Jadi mungkin dalam kegiatan selanjutnya beliau akan bisa hadir. Turun langsung menyapa warga Jakarta dan membagikan Revolusi Putih ini," kata dara cantik berambut pirang itu.

Sekjen Bidadari Indonesia, Ridha Satria menambahkan selain memberi susu dan telur di kampung kumuh, mereka akan melakukan gerakan jumat berkah dimana akan memberi subsidi makan siang kepada warga kampung-kampung yang menjadi korban penggusuran.

"Kita berharap mari sama-sama untuk mengentaskan kemiskinan, kita mengganti air mata dengan tawa bahagia," ungkapnya. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya