Berita

Foto/Net

Nusantara

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Ledakan Pabrik Petasan Di Tangerang

SABTU, 28 OKTOBER 2017 | 18:22 WIB | LAPORAN:

. Polda Metro Jaya (PMJ) menetapkan tiga orang tersangka kasus kebakaran pabrik petasan atau kembang api PT. Panca Buana Cahaya Sukses di Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

Kabid Humas PMJ Kombes Pol. Argo Yuwono mengatakan penetapan tiga tersangka tersebut setelah dilakukan pemeriksaan beberapa saksi dan juga barang bukti oleh penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum PMJ.

"Tiga tersangka, yang pertama adalah pemilik perusahaan yakni Indra Liyono, yang kedua menetapkan tersangka Andry Hartanto sebagai Direktur Operasional, yang ketiga menetapkan tersangka terhadap Subarna Ega, dia yang melakukan pekerjaan ngelas di pabrik," kata Kombes Argo di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (28/10).


PMJ sebelumnya telah memeriksa tujuh orang saksi terkait insiden kebakaran maut tersebut, dua diantaranya merupakan warga sekitar dan lima orang lainnya merupakan karyawan PT. Panca Buana Cahaya Sukes.

Mendalami hal tersebut, polisi berkoordinasi dengan laboratorium forensik untuk mencari penyebab kebakaran. Ternyata ditemukan, karena percikan las yang menyambar ke bahan pembuatan kembang api.

Kebakaran melanda pabrik kembang api PT. Panca Buana Cahaya Sukses di Jalan Raya SMPN 1 Kosambi, Belimbing, Kosambi, Tangerang, Kamis (26/10), sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam insiden kebakaran itu, sebanyak 47 orang tewas dan 46 orang mengalami luka bakar. Polisi telah mengevakuasi puluhan jenazah korban kebakaran ke RS Polri Kramatjati, Jakarta Timur. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya