Berita

Dedi Mulyadi/Net

Nusantara

Dibuang Golkar, Dedi Mulyadi Dipungut PDIP?

SABTU, 28 OKTOBER 2017 | 16:24 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat yang juga Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi meski tidak diusung oleh partainya ternyata diminati oleh PDI Perjuangan untuk dicalonkan pada Pilgub Jabar 2018.

Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto justru melihat ketertarikan PDIP kepada Dedi Mulyadi sebagai calon gubernur yang potensial terukur pada pemahamannya memimpin sebagai bupati Putwakarta dua periode.

"Tapi kan keputusan belum diambil," kata Hasto saat ditemui di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Sabtu (28/10).


Selain itu, kata Hasto, ditambah pemahaman kebudayaanya yang dianggap mumpuni, PDIP melihat Dedi Mulyadi mampu menciptakan budaya gotong royong terhadap sistem yang bertumpu pada tradisi dan adat istiadat masyarakat Sunda.

"Kemudian dia memiliki kemampuan membangun tata kota yang sangat identik dengan adat serta kebudayaan masyarakat Sunda," ujar dia.

Sejauh ini, dari PDIP banyak nama-nama calon baik dari internal maupun eksternal partai yang nantinya akan diusung dalam Pilgub Jabar, mereka diantaranya Dedy Mizwar, Dedi Mulyadi, TB Hasanudin, Puti Guntur, Rieke Diah Pitaloka dan mantan Kapolda Jabar Irjen Anton Charlian.

"Mereka posisinya sama, namun dari pemaparan dari para kandidat, kita melihat Dedi Mulyadi benar-benar memahami membangun Jabar yang berdiri kokoh atas dasar kebudayaan masyarakat Jabar itu sendiri," pungkas Hasto.

Dari kesemua nama yang muncul, nantinya internal melalui proses survei akan mengkrucutkan hanya beberapa nama saja. Meski tidak secara blak-blakan, Hasto menilai kandidat kuat saat ini adalah orang yang memilki komitmen membangun Jabar.

DPP Partai Golkar telah resmi memberikan dukungan kepada Walikota Bandung Ridwan Kamil untuk maju pada Pilgub Jabar 2018. Kang Emil sapaan akrabnya dipasangkan bersama Daniel Muttaqien oleh partai yang dikomandoi oleh Setya Novanto itu. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya