Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

UKP PIP Gelar Seni Religi Perkuat Ideologi Pancasila

JUMAT, 27 OKTOBER 2017 | 20:19 WIB | LAPORAN:

Untuk memperkuat ideologi Pancasila, Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP)menggelar seni religi lintas iman.

Pagelaran ini juga sebagai momentum Hari Santri Nasional, yang bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia dan didukung oleh Kementrian Agama RI.

Budayawan Zastrouw Al-Ngatawi menjelaskan, keberagaman agama di Indonesia adalah realitas yang niscaya. Di samping sebagai keluasan khazanah, keberagaman itu juga peluang untuk menggapai etos persaudaraan lintas iman, yang dapat menjadi contoh tentang keteladanan Bhinneka Tunggal Ika, napas yang senantiasa menghidupkan semangat Pancasila.


”Oleh karena itu, persaudaraan lintas iman perlu terus-menerus dirawat, dijaga, dan dipertahankan,” ujarnya dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Jumat (27/10).

Maka, lanjut staf ahli UKP-PIP itu, dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional, Unit Kerja Presiden-Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) bekerjasama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia-didukung oleh Kementrian Agama RI-akan menggelar Festival Seni Religi Lintas Iman, Minggu 29 Oktober 2017, pukul 14.00-17.00 WIB, di International Hall Lt 3 Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, Jl. Pantai Indah Kapuk (PIK) Boulevard, Jakarta Utara.

”Peringatan Hari Santri Nasional dapat menjadi momentum integrasi nasionalisme dan agama. Selain itu juga dapat dipandang sebagai nasionalisasi makna ji h a d , sebagai upaya mempertahankan negara, juga mempertahankan keadilan,” ujar Zastrouw Al-Ngatawi.

Dia mengatakan, acara ini akan diramaikan oleh sejumlah komunitas lintas agama dan komunitas penghayat.

Masing-masing perwakilan komunitas akan menampilkan pertunjukan seni dari berbagai disiplin kesenian seperti musik, tari, puisi-sufistik dan sebagainya. Selain itu, sejumlah tokoh agama akan menyampaikan testimoni tentang pentingnya persaudaraan lintas iman untuk menjaga keutuhan bangsa. Acara ini akan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintah, mentri, dan tokoh-tokoh agama.

Sementara itu, Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Sugianto Kusuma berharap, dengan kegiatan seperti ini, akan terjembatani komunikasi yang kurang pas dalam berbagai lintas iman, yang bisa saja memicu perpecahan di Indonesia. Komunikasi lintas iman yang memperkuat Pancasila, menurut dia, itulah yang harus dilakukan dan dipertahankan di Tanah Air.

”Hari Santri dapat menjadi sarana untuk mewujudkan cinta kasih universal bagi bangsa dan negara,” kata Sugianto Kusuma. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya