Berita

Nusantara

Bupati Tangerang: Biaya Perawatan Korban Ledakan Pabrik Petasan Ditanggung Jamkesda

JUMAT, 27 OKTOBER 2017 | 19:59 WIB | LAPORAN:

Sebagai bentuk kepedulian atas tragedi meledaknya pabrik petasan di Kompleks Pergudangan 99, Jalan Salembaran Jaya, Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengunjungi korban ledakan di RSUD Kabupaten Tangerang, Kamis (26/10/17) malam.

Zaki menegaskan, biaya perawatan korban akan ditanggung Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

“Korban kebakaran sementara akan ditanggung Jamkesda. Saat ini masih dilakukan pendataan keluarga korban,” kata Zaki di lokasi.


Menurutnya, di RSUD Tangerang sudah ada Jamkesda. “Kami di RSUD sudah ada Jamkesda, ini ada satu juga yang masih menunggu keluarga, tapi kami sudah tangani, lalu ada satu juga yang sedang ditangani, ada dua di ICU. Semua kami bantu lewat Jamkesda," lanjut Bupati.

Pemerintah Daerah, lanjutnya, hingga kini fokus pada penanganan korban. Sebab tak hanya di RSUD saja, korban terbanyak melainkan ada di RS BUN Kosambi dan ada pula di Mitra Husada.

"Kami memastikan warga yang menjadi korban dalam ledakan dan kebakaran hebat ini, mendapatkan penanganan yang baik," tegas Zaki.

Sementara itu, pasca terjadinya ledakan dan kebakaran di Gudang Petasan milik PT Panca Buana Cahaya Sukses, Bupati Zaki Iskandar akan mengecek pabrik-pabrik lainnya di kawasan Tangerang yang rentan kebakaran. Dalam pengecekan tersebut, pihaknya akan memprioritaskan industri-industri  yang dianggap rentan terhadap bahaya kebakaran dan kecelakaan.

“Kecelakaan seperti ini tidak hanya pabrik kembang api tetapi juga pabrik-pabrik yang mungkin rentan menyebabkan kebakaran seperti ini,” ujarnya.

Selain itu, Zaki juga akan menyisir semua industri untuk memberikan imbauan agar industri tersebut melakukan safety check kepada sistem pengamanan dan keamanan pekerjanya.

“Termasuk juga nanti kami dari dinas tenaga kerja ikut turun untuk memastikan bahwa seluruh pekerja-pekerjanya aman,” pungkasnya. [did]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya