Berita

Nusantara

Kemenaker Harus Usut Penyebab Kebakaran Pabrik Kembang Api

JUMAT, 27 OKTOBER 2017 | 17:47 WIB | LAPORAN:

Komisi IX DPR RI meminta Kementerian Ketenagakerjaan segera melakukan penyelidikan insiden kebakaran di pabrik kembang api di wilayah, Kosambi, Kabupaten Tangerang yang menawaskan 47 orang pada Kamis kemarin (26/10).

"Kemenaker harus melakukan penyelidikan terkait kecelakaan ini," kata Wakil Ketua Komisi IX Saleh Partaonan Daulay kepada wartawan di Jakarta, Jumat (27/10).

Menurutnya, Kemenaker harus segera melakukan penyelidikan, sebab insiden itu menjadi kecelakaan kerja yang paling banyak memakan korban jiwa di tahun ini.


"Karena itu mesti diusut secara tuntas. Agar diketahui siapa saja yang bertanggung jawab di balik kecelakaan tersebut," tegas Saleh.

Kebakaran yang melanda pabrik kembang api milik PT Panca Buana Cahaya Sukses didahului dengan ledakan hebat. Pabrik yang terletak di Jalan Raya SMPN 1, Kosambi itu menewaskan sebanyak 47 orang tewas dan melukai puluhan lainnya. Sebanyak 46 orang yang selamat masih menjalani perawatan di rumah sakit. [wah]   

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya