Berita

Nusantara

Lemdiklat Polri Latih Peserta Jambore Dengan Outbound

JUMAT, 27 OKTOBER 2017 | 15:44 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Hari ketiga pelaksanaan Jambore Kebangsaan dan Wirausaha yang berlangsung di Bumi Perkemahan Mandalawangi Cibodas, Cianjur, Jawa Barat, diisi dengan kegiatan outbound, Jumat (27/10).

Outbound dinilai penting guna melatih keterampilan, ketangkasan serta kekompakan para peserta jambore yang diinisiasi Forum Cipayung Plus ini.

Sebagai tutor, panitia bekerjasama dengan Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Lemdiklat) Mabes Polri. Sebanyak 75 tutor dikirim Lemdiklat Polri untuk memberikan materi di kegiatan outbound.


Dipimpin oleh Kombes Pol. Dukiyanta, para tutor memberikan permainan kerjasama untuk melatih jiwa kepemimpinan serta kekompakan dalam tim. Hal ini dilakukan untuk mengasa jiwa para peserta dalam menghadapi setiap persoalan, baik untuk diri sendiri, maupun untuk organisasi.

Dari permainan yang disediakan para tutor, peserta dikelompokkan dalam satu kelompok yang terdiri dari 12 sampai 15 orang. Diantara permainan yang ada yakni cara bagaimana membawa perahu karet dengan mata tertutup yang hanya dipimpin satu orang yang dibiarkan melihat, mengisi air di pipa yang berlubang, mendirikan tenda pleton, membawa ban mobil dengan bambu tanpa jatuh, dan masih banyak lainnya.

Permainan yang dilakukan berkelompok akan dinilai oleh para tutor yang nantinya diberikan evaluasi pada akhir permainan, agar para pemuda dapat mengetahui maksud dari setiap permainan.

Dukiyanta mengatakan bahwa setiap permainan memiliki beberapa pelatihan untuk kepribadian, dari sini dapat dilihat apa itu jiwa kepemimpinannya yang muncul atau jiwa gotong royongnya, bisa juga sifat jeleknya yang muncul, seperti sombong dan angkuh atau mau menang sendiri.

"Setiap permainan dimainkan bersama-sama, dari sini kita bisa melihat jiwa apa yang dimiliki dari setiap peserta," ujar Dukiyanta.

Dukiyanta menjelaskan bahwa dari permainan banyak terlihat sifat setiap peserta, dan ini yang ingin disampaikan pada akhir setiap permainan untuk dievaluasi oleh para tutor, bahwa setiap permainan ini layaknya membangun bangsa Indonesia, dimana bila kita ingin bangsa ini maju dan sukses, maka harus bekerja keras, pantang menyerah dan harus bekerjasama.

"Tidak hanya untuk membangun bangsa, tapi ini juga bisa berlaku untuk membentuk kepribadian para pemuda untuk lebih optimis dalam menatap masa depan," tambahnya.

Di akhir permainan, Dukiyanta berpesan kepada para peserta bahwa para pemuda adalah harapan bangsa Indonesia untuk membawa perubahan yang lebih baik di masa depan.

"Kalian merupakan masa depan kami dan bangsa Indonesia, juga pengganti kami para tutor, jadi lakukanlah perubahan yang terbaik untuk Indonesia di masa depan," tutupnya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya