Berita

Tiga Menteri Jokowi Hadiri Peresmian Politeknik Ketenagakerjaan

JUMAT, 27 OKTOBER 2017 | 09:30 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

. Tiga menteri Kabinet Kerja Joko Widodo-Jusuf Kalla menghadiri peresmian Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) yang berlokasi di Balai Besar Pengembangan Latihan Kerja (BBPLK) di Jalan Guntur Raya No.1, Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (26/10).
          
Ketiga menteri tersebut adalah Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dakhiri, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan  Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Asman Abnur dan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir.

Dalam sambutannya, Menaker menyatakan, makin kompleksnya tantangan ketenagakerjaan, membutuhkan sumber daya manusia yang profesional di bidang ketenagakerjaan.


"Pendirian Politeknik Ketenagakerjaan menjadi salah satu upaya menciptakan profesionalesme ketenagakerjaan. Program studi yang dibuka spesifik masalah ketenagakerjaan," ujarnya.

Terdapat tiga program studi yang dibuka, yaitu program studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja, Relasi Industri, dan Manajemen Sumber Daya Manusia. Output dari ketiga jurusan tersebut adalah menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten, mampu bersaing pada perdagangan bebas, khususnya di bidang ketenagakerjaan.

Menaker menambahkan, pendirian Politeknik Ketenagakernaan juga sebagai bentuk perwujudan pemerintah dalam rangka mendukung Nawa Cita keenam (Meningkatkan Kualitas Hidup Manusia Indonesia), dan Nawa Kerja ketenagakerjaan kedua (Percepatan Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja.

"Juga sebagai jawaban dari kebutuhan kalangan stakeholders yang menginginkan sumber daya manusia yang handal, terampil, kompeten, siap pakai dan siap kerja di bidang ketenagakerjaan," sebutnya.

Selain itu, Kemnaker, lanjut Menteri Hanif, ingin berkontribusi dalam mengembangkan sistem pendidikan dan pelatihan vokasi sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa lulusan pendidikan dan pelatihan vokasi adalah salah satu strategi pemerintah dalam memenuhi kebutuhan pasar. Diharapkan, dalam beberapa tahun ke depan, politeknik ini menjadi salah satu lembaga pendidikan penghasil SDM profesional pada aspek ketenagakerjaan, serta menjadi 20 besar politeknik di tingkat global.

Menaker menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada masyarakat yang telah memberikan animo mengapresiasi besarnya animo yang besar masuk Politeknik Ketenagakerjaan. Hal ini terbukti dengan kuota kebutuhan mahasiswa yang hanya 90 orang, tapi diperebutkan oleh 2.605 orang.

Sementara itu dalam sambutannya, Menpan RB Asman Abnur mengapresiasi langkah Menaker Hanif yang sangat antusias untuk segera meresmikan Polteknaker. Menaker selalu mengingatkan dirinya agar segera memeriksa berkas-berkas Kemnaker terkait pendirian Polteknaker.

"Polteknaker ini terobosan Menaker dan harus segera dilakukan di provinsi, kabupaten/kota di Indonesia. Artinya ke depan tak lagi ekspor tenaga kerja kualitas rendah.  Pendidikan vokasional itu kunci keberhasilan pendidikan Indonesia, " katanya.
 
Adapun Menristek Dikti M. Nasir menilai pentingnya pendidikan vokasi yang berkualitas serta adanya sertifikasi kompetensi. Ia mencontohkan negara besar seperti Cina 54 persen pendidikannya adalah pendidikan vokasi. Sedangkan di Indonesia, pendidikan vokasi baru mencapai 16 persen. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya