Berita

Budi Karya Sumadi/Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub

Bisnis

Menhub: Pemenang Lomba Penelitian Transportasi Patut Dihargai

JUMAT, 27 OKTOBER 2017 | 06:55 WIB | LAPORAN:

Menteri Perhubungan Budi  Karya Sumadi mengapresiasi hasil karya ilmiah lomba penelitian transportasi untuk memotivasi dunia pendidikan.

"Kepada pemenang lomba karya ilmiah patut dihargai karena dengan apresiasi yang baik akan menunjang inovasi bagi semua pemenang," kata Menhub dalam sambutan pada acara Penyerahan Adi Cipta Tata Wahana Nusantara Award Tahun 2017, kemarin.

Menhub menyampaikan dalam Lomba Penelitian Karya Ilmiah kali ini mengambil satu tema yang difokuskan pada moda transportasi perkeretaapian, "Melalui Inovasi Kita Ciptakan Perkeretaapian Nasional Yang Andal, Selamat, Efisien dan Nyaman".


"Saya setuju kita menunjuk bidang kereta api sebagai suatu tema penelitian ini sangat relevan, karena kita sedang melakukan intensifikasi upaya - upaya pembangun prasarana dan sarana kereta api dan kereta api adalah suatu angkutan massal bagi daerah perkotaan dan juga angkutan yang penting bagi satu daerah ke daerah," terang Menhub.

Menhub juga menambahkan, kereta api saat ini dirasakan masih kurang terasa. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan teknologi di bidang KA yang masih kurang dibandingkan dengan transportasi darat lainnya.

"Contohnya penyusunan grafik perjalanan kereta api yang merupakan pedoman bagi setiap perjalanan rangkaian kereta api yang hingga saat ini masih disusun secara manual," urainya.

Penyusunan dengan metode manual akan membutuhkan banyak waktu. Untuk mewujudkan ini pemerintah melalui Ditjen Perkeretaapian menyadari pentingnya rencana induk kereta api nasiona karena ini menjadi suatu hal baru dari konektivitas darat di pulau-pulau Indonesia. "Apalagi kita tahu khususnya di perkotaan Kereta Api sangat menunjang dalam angkutan massal," imbuh mantan direktur umum Jaya Ancol tersebut. 

“Oleh karenanya, saya mengucapkan selamat kepada para pemenang lomba yang telah menampilkan karya-karya terbaiknya dalam memberikan ide-ide ataupun gagasan dan masukan untuk perkembangan perkeretaapian Indonesia, anda andalah tunas bangsa yang harus selalu memberikan ide-ide yang orisinal karena banyak sekali tugas-tugas negara yang harus dilakukan,” pungkas Menhub Budi.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Perhubungan Umiyatun Hayati Triastuti dalam laporan pelaksanaan lomba penelitian mengatakan bahwa kegiatan lomba penelitian ini merupakan suatu kegiatan yang secara rutin dilaksanakan dalam rangka pelayanan kepada masyarakat dengan memberikan peran serta dan masukan untuk pengembangan transportasi di Indonesia.

"Diharapkan dengan adanya lomba penelitian ini akan diperoleh ide-ide kreatif inovatif dan gagasan konstruktif di bidang perkeretaapian serta menjawab permasalahan transportasi maupun dapat memberikan bahan masukan sebagai perimbangan dalam proses pengambilan kebijakan," papar Umiyatun.

Lomba penelitian transportasi 2017 kali ini diikuti oleh 221 orang peserta dari 10 regional yaitu Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Maluku Utara dan Papua. Selanjutnya, terpilih 18 orang peserta yang lolos maju tahap mengikuti Seleksi Tingkat Nasional.

"Selain memperoleh penghargaan berupa plakat, sertifikat dan uang saku, masing-masing juara pada setiap kategori Tingkat Nasional mendapatkan penghargaan Adi Cipta Tata Wahana Nusantara Award oleh Menteri Perhubungan. Peringkat 1, 2 dan 3 dari setiap kategori mendapat hadiah untuk mengikuti Transport  Education Trip to Beijing-China selama 5 hari," jelas Umiyatun.

Berikut para pemenang lomba penelitian transportasi tingkat nasional 2017:

Pemenang Kategori SLTA-S1
Juara 1     : Reza Aulia Akbar “MAFTEC” (Masinis Fatigue Detector) Detektor Kelelahan-Kantuk Masinis Terintegrasi Untuk Pencegahan kecelakaan Kereta Api”

Juara 2    :    Danang Desfri “Commute Points’’
Juara 3     :   Sugiarto “Perancangan Sistem Monitoring Getaran Gerbong Kereta Gerbong Arduino “

Pemenang Kategori S2-S3
Juara I    :    Meyer E. Sihotang “Purwarupa Pintu Perlintasan Kereta Api Otomatis Untuk Mencegah Kecelakaan di Perlintasan Sebidang”
Juara 2     :    Karisma Trinanda Putra “Sistem Informasi Terintegrasi pada Kereta Api berbasis IOT”

Juara 3    :     Achmad Muhyidin Arifai “Pemilihan rute High Speed train Jakarta-Surabaya untuk meningkatkan Feasibility”.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya