Berita

Budi Karya/Kemenhub

Nusantara

Menteri Budi: Pelaku Maskapai Wajib Dukung Pariwisata Domestik

JUMAT, 27 OKTOBER 2017 | 02:42 WIB | LAPORAN:

Dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendorong para pemilik maskapai penerbangan untuk mewujudkan konektivitas dan mendukung sektor pariwisata.

Hal ini dikatakan Menhub Budi saat berbicara di hadapan para pemilik maskapai penerbangan dalam negeri yang tergabung dalam Indonesia National Air Carrier Association atau INACA di Jakarta, Kamis (26/10).

“Setiap konektivitas kita yang kita lakukan memberikan makna-makna bagi daerah-daerah tertentu khususnya dunia pariwisata, penerbangan ini menjadi suatu tumpuan hampir 90% dari movement dunia wisata itu ditentukan oleh dunia aviasi dan oleh karenanya saya menghimbau agar dalam diskusi teman-teman (maskapai) di sini bersama-sama menopang sektor pariwisata,” katanya.   


Menurut Menhub sektor pariwisata dapat memberikan manfaat langsung baik berupa devisa maupun membuka kesempatan kerja bagi masyarakat. Menhub menyebut hal ini menjadi fokus Kabinet Kerja Presiden Jokowi untuk meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat.   

“Saya dan teman-teman di Kabinet sekarang sedang diminta untuk meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat indonesia kalau kita mendukung dunia wisata dengan suatu titik-titik tertentu dan kita bahas saling berbagi ada yang pegang Belitung, ada yang pegang Wakatobi, ada yang pegang Mandalika pasti akan memberikan suatu kemanfaatan bagi bangsa,” jelasnya.

Selain itu, Menhub menyampaikan dunia penerbangan tanah air baru saja diaudit keselamatan oleh Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO). Dimana hasil yang diperoleh cukup signifikan dibanding audit keselamatan sebelumnya.  Terkait hal tersebut Menhub meminta hal ini dapat terus dipertahankan dengan harapan nantinya Indonesia dapat dapat lepas dari banned negara-negara di Eropa dan negara lainnya.

“Ini tidak mudah dan saya harapkan kita harus merawat apa yg sudah kita dapat dan dengan capaian ini banned kita di negara Eropa dan negara lain bisa kita tembus dan ini memberikan ruang baru bagi kita untuk berusaha,” ujarnya.

Di sisi lain, diakui Menhub konektivitas internasional dalam negeri masih rendah. Oleh karena itu Menhub ke depan akan fokus untuk konektivitas ke Cina, Asia Barat, India Bangladesh, Pakistan, dan negara-negara lain yang memiliki potensi untuk tumbuh.

Pada kesempatan yang sama Ketua INACA Pahala N. Mansury menyampaikan Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2017 sampai dengan kuartal 2 semester 1 telah tumbuh sebesar 5.01 persen. Sejalan dengan itu lanjutnya, industri penerbangan nasional menunjukkan adanya tren pertumbuhan yg postiff dimana Indonesia telah menjadi salah satu destinasi wisata dunia.

“Antara bulan Januari sampai Agustus 2017 bisa tumbuh sebesar 9.25 juta turis asing yang datang ke Indonesia. Tentunya hal ini menjadi pendorong dari industri aviasi Indonesia,” kata Pahala.

Pahala mengungkapkan adanya perkembangan bandara-bandara juga turut mendukung pertumbuhan industri aviasi Indonesia.  

“Sampai dengan bulan Agustus 2017, jumlah penumpang domestik di Indonesia sudah bisa mencapai 58.4 juta penumpang atau tumbuh mencapai 11 persen. Sementara itu penumpang internasional mencapai 11.1 juta orang atau tumbuh mencapai 14 persen,” rinci Pahala.

Pihaknya berharap dengan adanya peningkatan sarana dan prasarana khususnya bandara di Indonesia saat ini, nantinya maskapai Indonesia dan internasional menjadi lebih kompetitif dan juga bisa menarik banyak lagi penumpang ke Indonesia.[san/adv]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya