Berita

Foto/Net

Hukum

KPK Dalami Dugaan Uang Suap Taufiqurrahman Untuk Biaya Istri Maju Pilkada

KAMIS, 26 OKTOBER 2017 | 19:47 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menelisik dugaan uang suap yang diterima Bupati Nganjuk Taufiqurrahman sejumlah Rp298.000.020.000 untuk modal kampanye dalam pemilihan bupati Nganjuk pada 2018.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menilai jika melihat total angka uang suap yang diterima Taufiq, kemungkinan uang tersebut untuk biaya operasional. Seperti perekrutan, pengangkatan, promosi, mutasi, dan alih status kepegawaian di Kabupaten Nganjuk.

Namun demikian, dugaan tersebut akan didalami seiring proses penyidikan. Sejauh ini, sambung Basaria, penyidik mengetahui bahwa istri Taufiq, Ita Triwibawati berencana mencalonkan diri untuk mengantikan posisi Taufiq di Pemkab Nganjuk.


"Istri jadi Bupati bersama SA (Lurah Nganjuk sebagai wakilnya. Tapi kalau uang itu apakah untuk dia maju itu masih dalam pengembangan," ujar Basaria saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (26/10).

Seperti diberitakan sebelumnya, Taufiq dicokok dalam operasi tangkap tangan di Jakarta pada Rabu (25/10).

Dalam OTT tersebut KPK mengamankan uang sejumlah Rp298.000.020.000 yang diduga sebagai pemberian suap untuk Taufiq dari Kepala Bagian Umum RSUD Nganjuk, Mohammad Bisri (MB) dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Harjanto (H). [nes]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya