Berita

RMOL

Nusantara

IJTI Gelar Pelatihan Bersama Jurnalis Indonesia-Timor Leste

KAMIS, 26 OKTOBER 2017 | 17:28 WIB

Ikatan Jurnalis Televisi  Indonesia (IJTI) bekerja sama dengan The International Program for The Development Communication (IPDC) menggelar pelatihan Joint Training News & Documentary Production di Dili, Timor Leste selama 26-29 Oktober.

Pelatihan diikuti jurnalis dari kedua negara yang akan berkolaborasi dalam menyelesaikan tugas peliputan dan produksi.

"Join training ini jadi langkah awal IJTI untuk meningkatkan kapasitas jurnalis di kawasan, termasuk perbatasan yang memiliki peran penting bagi Indonesia," kata Ketua Umum IJTI Yadi Hendriana saat pembukan pelatihan yang dihadiri menteri muda dan komunikasi Timor Leste, duta besar RI untuk Timor Leste dan direktur Salvador Institute.


Dewan Menteri Muda dan Komunikasi Timor Leste Matias Pretas Buavida menyambut baik kerja sama yang dijalin tersebut.

"Pelatihan jurnalis adalah program kami di Timor Leste. Peningkatan kapasitas jurnalis menjadi penting bagi Timor Leste dan akan menambah kerja sama yang erat antara Indonesia dan Timor Leste. Saya berharap hasilnya akan berdampak positif bagi kedua negara," ujarnya.

Senada disampaikan Dubes RI untuk Timor Leste Sahat Sitorus.

"Kami merasa ini kegiatan yang bisa berdampak baik bagi kedua negara. Kedutaan besar RI mendukung penuh kegiatan ini dan berharap bisa menjadi role model awal bagi jurnalis di dua negara dalam mengemas informasi positif yang dibutuhkan publik kedua negara," jelasnya.

Dalam pelatihan, peserta diarahkan untuk menggali, membahas dan mengangkat masalah terkait dua negara ke dalam proses liputan. Setiap topik yang diangkat dibahas dalam perspektif Indonesia dan Timor Leste. Misalnya persoalan pengungsi Timor Leste di Timor Barat dan penanganan aset warga Indonesia yang ditinggalkan di Timor Leste pasca jajak pendapat 1999.

"Masing-masing story dilihat secara komprehensip dari perspektif dua negara, dan dikerjakan bersama-sama oleh jurnalis Indonesia dan Timor Leste secara berpasangan," demikian Yadi Hendriana menambahkan. [wah]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya