Berita

Pertahanan

Wakil KSAU: Indonesia Juga Dituntut Menjadi Poros Dirgantara Dunia

KAMIS, 26 OKTOBER 2017 | 10:17 WIB | LAPORAN:

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Madya Hadian Sumintaatmadja menyatakan, konsep poros maritim dunia sebagaimana visi nawacita Presiden Jokowi, tidak hanya melibatkan TNI AL, tapi juga TNI AU.  

"Dengan konsep ini, Indonesia secara implisit juga dituntut untuk menjadi poros dirgantara dunia," ujar perwira tinggi yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Kamis (26/10).

Senada dengan Wakasau, Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas), Marsekal Muda Yuyu Sutisna dalam paparannya di Gedung Persada, Jakarta, kemarin (Rabu, 25/10) menyebut perkembangan lingkungan strategis global dengan world maritime axis yang juga identik dengan world airspace axis ibarat sekeping mata uang yang tidak bisa dipisahkan kedua sisinya.


"Konsep poros maritim dunia telah dituangkan dalam Peraturan Presiden nomor 2  tahun 2015 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)," jelasnya.

Pangkohanudnas juga memaparkan, untuk mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, Presiden Joko Widodo akan mengembangkan pelabuhan yang dilakukan mulai dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia dengan total 24 pelabuhan guna mendukung program tol laut.[wid] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya