Berita

Foto/Net

Hukum

Sekjen PDIP: Bupati Nganjuk Sudah Dibebastugaskan Dari Partai Sejak Januari

RABU, 25 OKTOBER 2017 | 20:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto terkejut dengan informasi Bupati Nganjuk Taufiqurrahman terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Hasto, jika informasi itu benar ada, DPP PDIP akan melayangkan surat pemecatan terhadap Taufiq.

"Seketika itu juga, pemecatan kepada yang bersangkutan dari posisinya sebagai kader partai," kata Hasto dalam keterangan beberapa saat lalu, Rabu (25/10).  


Hasto menjelaskan, pihaknya sudah berulangkali mengingatkan Taufiq untuk tidak berprilaku yang melanggar hukum dalam menjalankan posisinya sebagai Bupati Nganjuk.

Terlebih, Taufiq pernah mendapat sanksi kedisiplinan yang membuatnya kehilangan jabatan sebagai Ketua DPC PDIP Nganjuk sejak tanggal 26 Januari 2017 lalu.

Selain itu, masih kata Hasto, DPP PDIP juga tidak mengabulkan rekomendasi dari Taufiq agar Istrinya bisa dicalonkan sebagai calon Bupati Nganjuk dari PDIP dalam pemilihan kepala daerah 2018 mendatang.

"PDIP tegas, tidak mencalonkan sosok yang dikehendaki oleh saudara Taufiq," ujarnya.  

Lebih lanjut Hasto menjelaskan, sedari awal Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri selalu mengingatkan setiap kader yang dipercaya sebagai penyelenggara Negara untuk tidak main-main dengan praktik pelanggaran hukum. Namun himbauan tersebut tetap tidak dilaksanakan oleh Taufiq.

"Ancaman sanksinya sangat tegas bahwa siapapun yang terkena OTT oleh KPK, maka saat itu juga partai langsung mengeluarkan surat pemecatan," demikian Hasto. [nes]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya