Berita

RMOL

Nusantara

Pemuda Harus Berperan Atasi Persoalan Lingkungan

RABU, 25 OKTOBER 2017 | 20:17 WIB | LAPORAN:

Pemuda Indonesia harus memiliki peran utama untuk membawa perubahan, termasuk merubah paradigma berpikir masyarakat mengenai sampah.

Demikian disampaikan Diaz Hendropriyono, staf khusus Presiden Joko Widodo dalam Indonesian Youth Marine Debris Summit di Putri Duyung Cottage, Ancol, Jakarta, Rabu (25/10).

Dia menjelaskan, apa yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa dunia sedang mengalami perubahan sangat cepat, yang khususnya didorong karena kemajuan teknologi. Di era kompetitif seperti sekarang ini, semua pihak harus cepat menghadapi perubahan jika tidak ingin tertinggal. Diaz memandang bahwa permasalahan sampah saat ini sudah sangat akut sehingga menghambat kompetensi dan kapasitas Indonesia untuk bersaing di panggung internasional menjadi yang tercepat di era yang semakin berubah.


"Volume sampah yang mencapai sekitar 64 juta ton per tahun masih belum diolah secara optimal, baik untuk mengurangi polusi maupun memberikan nilai tambah ekonomi," katanya.  

Diaz menekankan bahwa pentingnya menjaga kebersihan laut Indonesia dengan meninggalkan paradigma lama kumpul angkut buang menjadi reduce reuse and recyle. Dengan kata lain, pengelolaan sampah akan lebih baik ditangani di hulu dengan mengurangi sampah daripada mencoba mencari solusi untuk mengolah sampah yang ada.

Dia mengingatkan, delapan dari 10 destinasi wisata unggulan merupakan berbasis bahari. Namun, di saat yang sama, sekitar 80 persen dari sampah yang berada di laut merupakan berasal dari daratan yang jelas menghambat pencapaian prioritas pemerintah di bidang pariwisata.  

"Penanganan sampah bukan hal kecil, dan merupakan hal sangat strategis yang akan menentukan apakah kita survive atau tertinggal dari bangsa-bangsa lain," imbuh Diaz.

Indonesian Youth Marine Debris Summit yang diadakan Divers Clean Action sendiri dihadiri Direktur Pengelolaan Sampah Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ir. Sudirman, Asisten Deputi Bidang Iptek Kemenko Maritim Nani Hendiarti, serta ratusan pemuda dari berbagai provinsi yang tergabung dalam komunitas penyelam. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya