Berita

Tjahjo Kumolo/Net

Mendagri Ajak Pemuda Ikut Atasi Ketimpangan Sosial

RABU, 25 OKTOBER 2017 | 15:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo membuka Jambore Kebangsaan dan Wirausaha yang dihadiri ribuan peserta dari 15 organisasi mahasiswa dan pemuda Forum Cipayung Plus di Bumi Perkemahan Mandalawangi, Cibodas, Cianjur, Jawa Barat, Rabu (25/10).

Dalam sambutannnya Tjahjo mengatakan, mahasiswa dan pemuda memiliki peran penting dalam mengatasi ketimpangan sosial di tengah masyarakat.

"Ketimpangan sosial menjadi salah satu tantangan bangsa saat ini. Saya pikir pemuda dan mahasiswa bisa berperan mengatasinya karena sejak awal memiliki komitmen yang sama daalam bernegara," ucap dia.


Menurut Tjahjo, ketimpangan sosial ini harus dicermati melalui kegiatan kebangsaan ke wirausahaan oleh semua elemen bangsa.

"Dulu tiga jargon, yakni sandang, pangan dan papan. Mungkin sandang sudah jelas. Tapi papan ini belum dipunyai oleh sebagian rakyat indonesia, yaitu rumah. Yang ketiga yaitu pangan, garam saja masih impor ini tantangan kita bersama," katanya.

Agar tiga hal ini bisa terwujud dengan baik, kata Tjahjo, peran mahasiswa dan elemen masyarakat yang lain harus bisa bergerak untuk mewujudkan hal itu.

Tjahjo pun mengapresiasi acara Jambore yang berlangsung dengan baik ini. "Pemerintah melihat dengan cermat Jambore telah menemukan inti makna strategi untuk menyatukan elemen di semua bidang. Sehingga lahir geliat ekonomi baru yang jadi modal terhadap kondisi Indonesia saat ini," tuturnya.

Politisi PDIP ini pun menambahkan, untuk mencapai ekonomi yang mandiri dan kejayaan, sebagai motor penggeraknya, maka Jambore pemuda dan mahasiswa sangat baik.

"Ini patut kami respon bahwa niat tulus pemuda dan mahasiswa dengan gotong royong membangun bangsa," ucap Tjahjo seraya berharap kegiatan itu bisa rutin dilakukan setiap tahun.

Organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan yang ikut terlibat diantaranya: PB HMI, PP KAMMI, PP HIMA PERSISI, PP GMKI, PP PMKRI, PB PMII, PP KMHDI, Presidium GMNI, PP GPII, Presidum Hikmahbudhi, PP HIMMAH Al-Washliyah, PB SEMMI, PB Pemuda Muslimin, PP IPTI, dan PP GEMA Mathla'ul Anwar. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya