Berita

Zulkifli Hasan/Net

Pancasila Jangan Ditafsirkan Untuk Kepentingan Sesaat

RABU, 25 OKTOBER 2017 | 12:08 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua MPR RI Zulkifli Hasan kembali menegaskan bahwa Pancasila adalah pemersatu yang merangkul semua perbedaan suku, agama, ras dan latar belakang lainnya.

"Jangan jadikan Pancasila untuk memisah-misahkan. Saya percaya kita semua Pancasila, kita semua Indonesia apapun latar belakangnya," kata Zulkifli saat menjadi keynote speaker dalam Simposium Nasional Kebangsaan bertajuk 'Merajut Kebhinnekaan dalam Bingkai Persatuan' di Kampus ITB, Jawa Barat, Rabu (25/10).

"Pancasila jangan ditafsirkan untuk kepentingan sesaat. Jangan hanya karena berbeda dukung mendukung dalam Pilkada lantas dicap anti Pancasila. Ini salah," tambahnya.


Untuk itu Zulkifli meminta kampus untuk meluruskan salah paham dan paham salah mengenai Pancasila tersebut.

"Kampus harus sosialisasikan Pancasila sebagai pemersatu bukan pemisah. Soal perbedaan suku, agama, latar belakang sudah selesai 72 tahun lalu. Sudah selesai," imbuhnya.

Dia percaya ITB sebagai kampus tempat bertemunya calon calon pemimpin pemimpin bangsa akan menjaga Pancasila.

"Mari bersama kita jaga Pancasila dengan saling asah, asih dan asuh. Kita semua bersaudara sebagai satu tubuh," tutup Zulkifli.

Hadir bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan, Rektor ITB Kadarsyah Suryadi, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Gus Sholah, ratusan mahasiswa ITB dan perwakilan Kesbangpol dari seluruh Indonesia. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya