Berita

Andi Amran Sulaiman/RMOL

Mentan: Kelapa Pandan Nunukan Tidak Ada Duanya

SELASA, 24 OKTOBER 2017 | 09:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Selain padi dan pisang, Menteri Pertanian Andi RI Amran Sulaiman menyebutkan komoditas kelapa pandan yang ada di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, bisa jadi andalan.

Apalagi dikemas secara apik maka akan memiliki nilai jual tinggi untuk diekspor ke Singapura dan Thailand harus hingga ke Eropa.

Demikian disampaikan Mentan Amran saat melakukan kunjungan kerja ke daerah perbatasan, Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Senin (23/10).


Menurut Mentan, kelapa pandan yang memiliki citarasa tinggi tersebut punya potensi besar yang tidak dapat ditemukan di negara lain. Dia pun meminta agar komoditas ini dikembangkan. Kementan siap membantu.

"Tolong dikembangkan kelapa pandan ini karena tidak ada kelapa seperti ini, aromanya 100 persen lain, lebih harum," ucapnya.

Ia menerangkan, kelapa pandan kalau dikemas dengan baik, harganya Rp 5 ribu per biji di Nunukan, sedangkan di luar negeri bisa mencapai Rp 80 ribu.

Oleh karena itu, sembari Kementan melakukan penelitian apakah kelapa pandan Nunukan bisa ditanam di daerah lain dengan catatan tidak merobah citarasanya, Mentan mengimbau masyarakat Nunukan menanam pohon kelapa di setiap rumah, setidaknya dua sampai lima pohon.

Seharian di Pulau Sebatik, ini beberapa agenda Mentan: kunjungan dan peninjauan jalur perdagangan komoditas pertanian ke Malaysia di tapal perbatasan; panen padi bersama di Kampung Baru (Pasar Malam) Desa Bukit Aru Indah.

Demonstrasi Inseminasi Buatan (IB) dalam rangka SIWAB; Pencanangan Tanam Padi Musim Tanam II Tahun 2017; penyerahan bantuan pertanian secara simbolis; dan bertemu dengan Gerakan Pemuda Tani (Gempita) Kaltara.[wid/***]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya