Berita

TB Hasanuddin/Net

Politik

PDIP Libatkan Rakyat Dalam Jaring Cagub Jabar

SELASA, 24 OKTOBER 2017 | 08:10 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Teka-teki terkait calon gubernur yang akan diusung PDI Perjuangan pada Pilgub Jawa Barat 2018 mendatang akan segera terjawab dalam acara "Curah Gagas" yang akan besok pagi (Rabu, 25/10) pukul 9.00 WIB.

Ketua DPD PDIP Jawa Barat, TB Hasanuddin menjelaskan, dalam acara "Curah Gagas" ini semua calon gubernur yang telah mendaftarkan diri melalui PDIP akan mempresentasikan ide dan gagasannya dalam membangun Jawa Barat di hadapan para tokoh dari semua lapisan masyarakat.  

"Curah gagas kepada siapa? Bukan kepada kami, tapi para tokoh, sesepuh, budayawan, pemuda, mahasiswa, diundang tanggal 25 di Hotel Horizon. Tiap orang diberi waktu 10 menit untuk menyampaikan curah gagasnya. (Nanti) ditanggapi tokoh sesepuh," ujar TB Hasanuddin dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.


Mekanisme penjaringan cagub melalui curah gagas ini, menurut TB Hasanuddin, bagian tak terpisahkan dari demokrasi rakyat untuk menentukan pemimpinnya, bukan partai politik.  

"Jangan ada kesan PDIP memilih calon berdasarkan rapat partai saja. Kami ingin mendapatkan suara rakyat sesungguhnya," tutur TB Hasanuddin.

Banyak tokoh yang diundang pada acara yang digelar di Hotel Horison Bandung tersebut, mulai dari Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Menteri KKP Susi Pudjiastuti, Mantan Kapolda Jabar Anton Charliyan, dan Sekda Jabar Iwa Karniwa, dan lainnya.

"Ada yang daftar, ada yang diundang. Bu Susi termasuk yang diundang. Tapi Pak Deddy Mizwar mendaftar jauh-jauh hari. Kalo Ibu Netty (Istri Ahmad Heryawan) diundang dan siap hadir," tukas TB Hasanuddin.

Sementara itu Walikota Bandung yang sudah mendeklarasikan diri maju dalam Pilgub Jabar, Ridwan Kamil tidak diundang lantaran tidak mendaftar melalui PDIP.[wid]

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

UPDATE

Program Kurban Presiden dari APBN Punya Dampak Sosial dan Ekonomi

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:20

Isu Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret Tak Terkait dengan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:11

Belum Hari Kemerdekaan, Rupiah Sudah di Atas Rp17.845 per Dolar AS

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:10

Bantuan Kurban Presiden dari APBN Lebih Tepat Disebut Program Sosial

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:06

Guru Berhak Dapat Kehidupan Layak Sesuai Pasal 27 UUD 1945

Kamis, 28 Mei 2026 | 10:02

Iduladha di KBRI Madrid Jadi Obat Rindu Diaspora pada Masakan Indonesia

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:57

Pimpin Kurban Presiden dan Wapres di Istiqlal, Nasaruddin Umar: InsyaAllah Aman dan Sesuai Syariat

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:48

Harga Emas Antam Ambruk Rp31.000, Turun ke Rp2,75 Juta per Gram

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:40

Tak Boleh Asal Sembelih, Ini Standar Kurban Ketat di Istiqlal

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:26

Pemerintah Kejar Net Zero Emission Lewat Proyek Panas Bumi

Kamis, 28 Mei 2026 | 09:23

Selengkapnya