. Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid menegaskan Sosialisasi Empat Pilar MPR menjadi penting agar rakyat Indonesia mengetahui ideologi negaranya. Karena tidak ada satu negara di dunia yang rakyatnya tidak mengetahui ideologi negaranya.
"Kalau rakyat tidak mengetahui ideologi negaranya bagaimana jadinya negara ini," tegas HNW saat menyampaikan materi sosialisasi empat pilar di hadapan 400 pengurus Mathla'ul Anwar se Provinasi Riau, di Mahligai Ballroom Hotel Aryaduta Kota Pekanbaru, Sabtu (21/10).
Sebagai pemateri, HNW tidak sendiri. Dia didampingi oleh Anggota MPR dari Fraksi PKS Mardani Ali Sera dan acara dipandu langsung Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyati.
Pancasila sebagai dasar negara, menurut HNW, adalah tata nilai yang sesungguhnya menghadirkan keterlibatan berbagai pihak. Jadi, dengan keberadaan Pancasila akan dapat mengenal betul keindonesiaan dan nilai sejarah yang terkandung di dalamnya.
"Jadi, Pancasila menjadi penting untuk mengokohkan kita sebagai bangsanya," ungkap ketua MPR periode 2004-2009 ini.
Tapi, kata HNW, kalau sila-sila Pancasila dijabarkan maka akan semakin kelihatan bahwa makna yang terkandung di dalamnya tidak jauh dari yang diperjuangkan oleh para tokoh Islam Indonesia. Dan, sila-sila Pancasila memberi ruang pada umat beragama untuk melaksanakan ajaran-ajarannya.
Sila-sila Pancasila bisa dijadikan alat untuk melaksanakan nilai-nilai keagamaan, nilai-nilai keislaman dengan baik dan benar. Termasuk menangkal segala bentuk narkoba, radikalisme, dan tak terkecuali ajaran komunisme.
"Komunis adalah radikalisme yang paling radikal," ungkap HNW.
Pada awal ceramahnya, HNW menjelaskan, peran tokoh Islam dalam memperjuangkan berdirinya negara Republik Indonesia. Termasuk juga peran para komponi muslim dalam menciptakan lagu-lagu perjuangan dalam mengobarkan semangat para pejuang.
Politisi senior PKS itu lalu menunjuk contoh Wage Rudorf Supratman dan Habib Muntaha. WR Supratman adakan komponis muslim yang mujahid. Nama Wage Rudorf untuk pemcipta Lagu Indonesia Raya ini diberikan oleh keluarganya agar terasa kebarat-baratan.
"Sedangkan Muntaha adalah pencipta lagu Hari Merdeka dan lagu Syukur," ungkap HNW.
[rus]