Berita

Kevin De Bruyne/Net

Olahraga

Sulit Bikin Pembantaian Kembali

Manchester City vs Burnley
JUMAT, 20 OKTOBER 2017 | 08:26 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Liga Premier kembali akan bergulir. Manchester City akan melawan Burnley pada laga yang memasuki pekan kesem­bilan ini.

Laga besok (21/10) malam WIB ini akan digelar di Stadion Etihad. Sebagai tuan rumah City jelas lebih diunggulkan.

Secara head to head City lebih unggul dengan tiga kali menang sekali seri sekali kalah di lima laga terakhir. Walau demikian, City juga tak boleh pandang enteng.


City merombak skuadnya secara besar-besaran musim ini. Mereka mendatangkan banyak pemain baru terutama bek.

Tujuan itu sudah bisa terlihat karena performa pemain mereka sudah lumayan stabilitasnya atau sudah bagus pola bermainnya. Sebab, pemain baru Manchester City memiliki banyak pengala­man malang melintang berkom­petisi di liga Inggris.

Sementara Burnley penampi­lannya tidah jauh lebih baik dari lawan yang akan dihadapi karena selayaknya tim yang berkutat di papan bawah di Liga Premier para pemain Burnley masih sedikit kesulitan beradaptasi dengan ketatnya persaingan di klasemen. Mereka juga gugup dengan tekanan dari suporter yang menuntut pemain selalu bermain maksimal.

Dalam pertandingan nanti baik Manchester City maupun Burnley sama - sama mengincar kemenangan untuk memberikan rasa percaya diri untuk melan­jutkan dan mengarungi ketatnya Liga Premier musim 2017/2018. Dua klub tersebut akan mener­apkan pola menyerang atau bisa dibilang memakai strategic Ultra Offensive untuk membongkar pertahanan lawannya.

Kevin De Bruyne menilai laga ini takkan mudah. Tak gampang buat City kembali melakukan pembantaian seperti saat melawan Stoke City 7-2 di laga sebelumnya.

"Kondisi setiap tim selalu berubah dari hari ke hari. Burnley pernah menahan Liverpool dan Tottenham 1-1, bahkan mempermalukan Chelsea 3-2 musim ini. Untuk menghadapi mereka, kita tak boleh monoton dalam menerapkan taktik," kata De Bruyne. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya