Berita

Hidayat Nur Wahid/Net

Generasi Milenia Dituntut Mempelajari Keindonesiaan Secara Utuh

JUMAT, 20 OKTOBER 2017 | 01:05 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Masyarakat khususnya generasi muda butuh sosok yang bisa diteladani agar mereka percaya bahwa Pancasila bisa dipraktekkan. Bukan semata sila-sila yang baik tapi sulit pengamalannya. Apalagi, selama ini masyarakat seolah hanya dianjurkan mengamalkan Pancasila, tanpa penah melihat contohnya dalam kehidupan sehari-hari.

Agar generasi muda bisa bangga dan mencintai bangsanya, mereka dituntut mempelajari keindonesiaan secara utuh. Ini penting agar mereka bisa mengenal Indonesia secara lebih dekat. Karena tidak mungkin ada rasa cinta dan bangga, kalau mereka tidak mengenalnya.

Demikian disampaikan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid, sebagai salah satu kesimpulan dialog MPR Rumah Kebangsaan, di ruang Presentasi Perpustakaan MPR RI, Jakarta, Kamis (19/10). Bersama Anggota MPR Matri Agoeng, Hidayat membahas tema 'Ideologi Pancasila dan Kedaulatan Rakyat'.


Seperti halnya mencintai media sosial, kata Hidayat, generasi millenia hanya akan mencintai Indonesia setelah mereka mengenal Indonesia secara baik. Karena tanpa mengenal Indonesia, mereka tidak akan pernah mencintai dan bangga terhadap tanah airnya sendiri.

"Tak kenal maka tak sayang. Itulah yang saat sekarang dirasakan generasi muda. Coba kalau mereka bisa mengenal dengan baik, seperti mereka media sosial dan sejenisnya, niscaya merekapun akan mencintai dan berani berkorban demi Indonesia,"  ujar Hidayat.

Untuk itulah kata dia, MPR tidak pernah lelah untuk mensosialisasikan Empat Pilar MPR. Termasuk menggunakan metode-metode yang bisa menjangkau genersai muda. Bukan semata metode doktrinasi, atau ceramah-ceramah saja yang terkadang terasa membosankan.

Pernyataan serupa disampaikan Martri Agoeng. Menurutnya dibutuhkan cara-cara yang lebih lunak agar sosialisasi bisa diterima dan sampai di kalangan Generasi muda. Karena keberadaan generasi muda memang harus disikapi dengan baik, dengan cara-cara yang disukai mereka.

Pemahaman tentang negara dan Pancasila menurut Martri bisa menjadi sumber tindakan radikalisme kalau cara pemahamannya tidak benar. Karena itu generasi muda harus memahani dan mengerti tentang Indonesia, dari sumber yang benar pula. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya