Berita

Prabowo-Dhani/net

Politik

Ahmad Dhani Gabung Gerindra, Nasdem: Prabowo Kan Belum Tentu Nyapres

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 19:59 WIB | LAPORAN:

Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tak menanggap langkah musisi Ahmad Dhani yang bergabung ke Partai Gerindra sesuatu hal yang luar biasa.

"Dengan demikian Ahmad Dhani punya parpol yang menjadi saluran aspirasi politiknya. Mungkin Gerindra yang cocok bagi Ahmad Dhani, Itu haknya. Kami menyambut gembira," kata Sekretaris Fraksi Partai Nasdem, Syarif Abdullah Alkadrie, Rabu (18/10).

Terkait dengan misi Ahmad Dhani yang siap memenangkan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019 mendatang, bagi Syarif bukan juga sesuatu yang luar biasa, sekali pun Ahmad Dhani dikenal sebagai musisi ternama.


"Kita lihat saja nanti, karena saya kira presiden ke depan siapa pun proses demokrasi harus jalan. Kita harus sambut dengan baik siapapun figur yang maju dalam kontestasi pilpres," katanya.

Menurut dia, sebagai kader Partai Gerindra, Ahmad Dhani memang harus punya misi seperti itu. Tak hanya dia saja, seluruh kader partai Gerindra harus mendukung Prabowo sebagai Capres.

Namun persoalannya sekarang menurut hemat Syarif, belum tentu juga Prabowo akan maju menjadi presiden. Sebab sampai saat ini sikap pendiri partai Gerindra itu katanya belum jelas.[san]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya