Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Tak Larang Transportasi Online, Netizan: Rizal Peka dengan Kebutuhan Rakyat

RABU, 18 OKTOBER 2017 | 18:24 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Walikota Balikpapan Rizal Effendi banjir pujian dari publik dunia maya. Netizen menganggap kebijakan Rizal yang tidak melarang beroperasinya transportasi online dianggap tepat. Kebijakan tersebut sudah sesuai dengan aspirasi warga Balikpapan.

Rencana pelarangan transportasi online sebelumnya direncanakan Dinas Perhubungan Kota Balikpapan. Namun melalui akun instagram miliknya, Rizal menenangkan warga Balikpapan yang sempat riuh dengan mengunggah sebuah foto yang dilengkapi 5 hasil aspirasi yang dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Dia menjelaskan bahwa dalam pertemuannya dengan Pemprov Kaltim ditegaskan bahwa Pemkot Balikpapan tidak memiliki kewenangan atau kemampuan menutup aplikasi online.

"Saya mendukung aspirasi warga Kota Balikpapan. Agar mendapatkan angkutan umum yang nyaman dan aman baik itu angkutan online roda 4 atau angkutan umum konvensional," tulis Rizal dalam akun instagramnya, Selasa (17/10).


Rizal menambahkan bahwa pada dasarnya pemerintah pusat mendorong usaha berbasis online sesuai dengan regulasi yang akan ditetapkan.

Unggahan Rizal yang telah dilike lebih dari 790 kali tersebut dibanjiri dengan komentar pujian dari netizen. Tindakan Rizal disebut patut dicontoh karena pemerintah memang seharusnya mementingkan kepentingan rakyat.

"Ini baru pemimpin yang peka dengan kebutuhan warga yang dipimpinnya. Salut Pak! tulis netizen dengan akun @andresflo7.

@dhevys_astuti menulis "Terima kasih bapak, semoga kedepannya tetap bisa jalan beriringan, baik yang online atau yang konvensional. Masyarakat sudah pintar tau mana yang baik dan tidak untuk dipilih. Kalau mau dipilih ya wajib berbenah diri."

"Terima kasih pak meneruskan aspirasi masyarakat pada umumnya dan aplikasi transportasi online pada khususnya, salam BERIMAN pak," kicau akun @harry.aditya69.

Hal senada disampaikan @fauriska, yang menulis "Terima kasih bapak @rz_effendi58 bahagia sekali sebagai konsumen/warga balikpapan mendengar berita ini."

Tindakan Rizal justru berkebalikan dengan yang terjadi di Jawa Barat, Banyumas dan Batam. Pemda Jawa Barat menyatakan dukungannya terhadap aspirasi Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi (WAAT) agar transportasi online (Grab, Uber, GO-CAR, dan GO-JEK) tidak beroperasi sebelum diterbitkannya peraturan baru yang sah mengenai transportasi online.

Sementara itu, untuk mengantisipasi benturan horisontal antara ojek online dengan pihak lain yang berkepentingan, Bupati Banyumas mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait larangan operasional ojek online di daerahnya.

Di Batam, Gubernur Kepri Nurdin Basirun mengeluarkan pernyataan melarang angkutan berbasis aplikasi online beroperasi di Batam. Larangan dari Gubernur itu langsung diterjemahkan Pemko Batam melalui Dinas Perhubungan Kota Batam dengan menyegel kantor angkutan berbasis aplikasi pada 3 Oktober.

Apresiasi juga datang dari Senior Vice President Public Policy and Government Relations GO-JEK Dimas Malikulkusno Utomo.

"Kami mengapresiasi sikap walikota yang memperhatikan suara konsumen. Kami hadir dengan niat baik untuk melayani warga dalam memenuhi kebutuhan sehari-harinya," demikian Dimas. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya