Berita

Rapat Gabungan MPR Sepakat DPD Diperkuat

SELASA, 17 OKTOBER 2017 | 23:10 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pimpinan MPR menggelar rapat gabungan membahas hasil symposium "Pemantapan Pelaksanaan Otonomi Daerah, Mewujudkan Kewajiban Konstitusional DPD" oleh Lembaga Pengkajian MPR (Lemkaji), di Ruang GBHN, Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Jakarta, Selasa (17/10).

Dalam rapat gabungan itu hadir para Wakil Ketua MPR E. E Mangindaan, Hidayat Nur Wahid, dan Oesman Sapta; serta pimpinan fraksi, kelompok DPD dan Ketua Lemkaji Rully Chaerul Azwar.

Masing-masing fraksi, kelompok DPD dan  Lemkaji menanggapi rekomendasi symposium. Seluruh yang hadir memberi apresiasi atas terlaksananya acara itu. Dan sepakat menindaklanjuti rekomendasi yang telah dikeluarkan.


Menurut Oesman Sapta, MPR menanggapi hasil symposium yang telah dilakukan.

"Hasil symposium berupa rekomendasi akan diserahkan secara resmi oleh Lemkaji ke DPD pada tanggal 20 Oktober 2017. Salah satu rekomendasi itu adalah adanya penguatan DPD," ujarnya.

Rully Chaerul Azwar dalam kesempatan itu mengatakan, apa yang telah dilakukan oleh lembaga yang dipimpinnya mendapat sambutan yang baik meski ada penyempurnaan catatan dalam memantapkan otonomi daerah.

Diakui pembangunan daerah saat ini tidak sama sehingga menghasilkan kesenjangan. Untuk itulah hal yang demikian menjadi tantangan bagaimana peran DPD ditingkatkan.

"Hasil symposium akan kita serahkan ke DPD secara resmi pada tanggal 20 Oktober 2017," ujarnya.

Dalam rekomendasi tersebut diungkapkan perlunya adanya peningkatan peran DPD dalam pengawasan, penganggaran dan legislasi dengan harapan otonomi daerah akan semakin baik. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya