Berita

Nusantara

Dekat Istana Dan Balaikota, Ada Demo Tagih Janji Reklamasi

SENIN, 16 OKTOBER 2017 | 17:45 WIB | LAPORAN:

Tepat di hari pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, puluhan orang yang tergabung dalam Koalisi Teluk Jakarta menggelar demonstrasi.

Mereka melakukan aksi protes di kawasan Monumen Nasional, Jakarta Pusat, yang tidak jauh dari Istana Negara di mana Anies-Sandi dilantik oleh Presiden, juga tak jauh dari Balaikota Jakarta di mana saat ini berlangsung prosesi penerimaan pemimpin baru Jakarta.

Tujuan demonstrasi massa itu adalah mengingatkan Anies pada komitmennya menolak Reklamasi Teluk Jakarta  semasa kampanye Pilkada DKI Jakarta.


"Kami mengingatkan kepada Anies-Sandi agar tidak lupa akan janjinya untuk menolak Reklamasi Teluk Jakarta, sesuai dengan janjinya pada kampanye," ujar Iwan, salah satu kordinator aksi, Senin (16/10)

Aksi massa tersebut diikuti masyarakat DKI Jakarta yang bergabung dalam Komunitas Nelayan Tradisional (KNT) Muara Angke, Jakarta; Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI); Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan atau KIARA. Turut juga beberapa ibu dan anak-anak di tengah massa.

Spanduk-spanduk yang mereka bawa antara lain bertuliskan "mana janji manismu?", "kembalikan pesisir kami", kami menolak reklamasi karena menyengsarakan anak-anak nelayan".

"Anies-Sandi harus konsisten dengan memenuhi janji tolak reklamasi Teluk Jakarta. Jangan cuma janjinya saja, sebab rakyat butuh bukti," ujar Iwan

Kelompok ini berjanji akan terus menggelar demonstrasi dan mengkonsolidasikan semua elemen nelayan dan mahasiswa untuk menagih bukti pembatalan reklamasi.

Pencabutan moratorium reklamasi 17 pulau di Teluk Jakarta ditandatangani Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, pada Kamis malam (5/10).

Surat dengan Nomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017 itu menganulir surat keputusan tentang moratorium reklamasi Teluk Jakarta yang ditandatangani pendahulu Luhut, Rizal Ramli, saat masih menjabat Menko Kemaritiman pada 2016.

Sampai saat ini, belum ada pernyataan tegas dari Anies maupun Sandi mengenai pencabutan moratorium tersebut. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya