Berita

Foto: RMOL Jabar

Nusantara

PILGUB JABAR

Deddy Mizwar Kepingin Dipinang PDIP

SENIN, 16 OKTOBER 2017 | 14:35 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Setelah tidak jelas nasibnya dalam Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat (Pilkada Jabar),  Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar atau Demiz, berharap dipinang PDI Perjuangan.

Harapan itu ia ungkapkan ketika bersafari politik ke kantor DPD PDIP Jabar di Kota Bandung, Senin (16/10).

"Ini rangkaian safari politik pertama dan juga sebagai pembinaan partai di daerah," kata politikus yang juga aktor kawakan itu, dikutip dari RMOL Jabar.


Demiz tidak membantah kunjungannya sebagai ajang komunikasi politik. PDIP ia pilih sebagai partai pertama yang dikunjungi karena merupakan partai terbesar di Jabar berdasarkan hasil Pemilihan Legislatif tahun 2014.

"Saya sangat berterimakasih diterima oleh PDIP, membahas berbagai hal seputar Jawa Barat. Besok saya akan berkunjung ke Partai Perindo," ungkapnya.

Kedatangannya juga merupakan bentuk penghormatan atas undangan DPP PDIP untuk acara pada 21 Oktober mendatang. Deddy diundang untuk menghadiri forum yang khusus membahas persoalan Jabar. Tetapi, dia memastikan diri tidak bisa hadir karena pada saat yang sama akan berada di Mekkah untuk ibadah umrah.

"Saat ini konstelasi politik di Jabar masih sangat cair. Saya mengapresiasi telah diundang," ucapnya.

Sekretaris DPD PDIP Jabar, Abdy Yuhana, membenarkan pihaknya mengundang Deddy Mizwar untuk hadir pada forum yang diselenggarakan DPP PDIP pada 21 Oktober. Tak dibantahnya, forum tersebut sebagai ajang seleksi para kandidat calon Gubernur Jabar.

Selain Deddy, terang Abdy, DPP PDIP mengundang nama-nama lain dari luar partai seperti Dedi Mulyadi dan Netty Prasetiyani. Ini membuktikan PDIP sebagai partai terbuka.

"Kalau internal ada Pak Sutrisno, Mbak Puti, dan Pak Iwa Karniwa," ujarnya. [ald]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya