Berita

Foto: Kwarnas Pramuka

Nusantara

Meramu Obat Tradisional Dilombakan Di LT-V Gerakan Pramuka

MINGGU, 15 OKTOBER 2017 | 10:44 WIB | LAPORAN:

Banyak hal menarik di Lomba Tingkat V (LT-V) yang diselenggarakan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pada 22-28 Oktober 2017 di Bumi Perkemahan Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur. Salah satunya adalah lomba meramu obat tradisional.

Dalam lomba ini, setiap regu diminta membuat ramuan tradisional dari bahan-bahan alami, baik tumbuh-tumbuhan maupun buah-buahan. Ramuan itu difungsikan sebagai obat penyakit ringan seperti demam, flu, pilek, luka bakar, dan lain-lain.

"Semua regu bebas membawa bahan dari daerah masing-masing. Dalam lomba ini akan dinilai dari bahan-bahan bakunya, tingkat kesulitan proses pembutanya, keunikan, serta khasiatnya," ujar Wakil Ketua Kwarnas Bidang Organisasi dan Hukum, Kodrat Pramudho di Jakarta, Minggu (15/10).


Kodrat Pramudho menyebutkan, kalau ada yang bawa bahan atau jenis tanaman langka dan khas dari daerah tersebut, atau dia menciptakan resep baru, maka itu menjadi nilai tambah. Cara pembuatan obat juga harus dilakukan secara tradisional, tidak diperbolehkan dibantu unsur teknologi. Penilaian akan dilakukan oleh ahli farmasi.

Sementara itu, Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menjelaskan, peserta yang mengikuti LT-V adalah Pramuka-Pramuka terbaik dari seluruh Provinsi di Indonesia. Mereka tidak hanya berlomba, tetapi juga merekatkan solidaritas sebagai Kader Pancasila dan perekat NKRI.

"Lebih dari kompetisi, LT-V ini mempertemukan anak-anak muda terbaik di Indonesia dengan tujuan meningkatkan interaksi, mendorong kerjasama di antara mereka, sehingga peran Pramuka sebagai kader Pancasila dan perekat NKRI semakin meningkat," kata Adhyaksa Dault di Jakarta.

Adhyaksa menambahkan, LT-V juga wahana mempraktikan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia, seperti musyawarah, gotong-royong, dan lain-lain. Bukan hanya teori, peserta akan langsung mempraktikkannya di lapangan.

"LT-V ini beda. Bisa dilihat di lapangan, regu yang datang ke LT-V bukan regu yang baru dibentuk. Mereka adalah regu yang telah teruji dalam LT-I, LT-II, LT-III, LT-IV," terang Menpora Periode 2004-2009 itu.

LT-V adalah salah satu kegiatan paling bergengsi yang diselenggarakan Kwarnas Gerakan Pramuka. Peserta yang bisa mengikuti lomba ini adalah Regu Penggalang (usia 11-15 tahun) yang menjuarai LT-I (tingkat Gugus Depan), LT-II (tingkat kecamatan), LT-III (tingkat kota/kabupaten), dan LT-IV (tingkat provinsi).

Kegiatan ini mengusung tema “Persaudaraan, Mandiri, Prestasi”. Ibarat pertandingan sepakbola, LT-V adalah “Piala Dunianya” Pramuka. Setiap Kwarda mengirimkan regu Putra dan Putri dengan delapan anggota masing-masing regu.[wid]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya