Berita

Masjid Gontor/Net

Politik

Ke Pesantren Gontor, Rizal Ramli Diajak Lakukan Jihad Ekonomi

MINGGU, 15 OKTOBER 2017 | 07:22 WIB | LAPORAN: ARIEF GUNAWAN

Rangkaian kunjungan Rizal Ramli ke Pondok Pesantren Gontor, Ngawi, Jawa Timur menerbitkan kenangan pribadi tersendiri.

Hampir 50 tahun yang lalu dalam tourney-nya berkeliling Pulau Jawa setelah mengikuti program studi beasiswa di Jepang Rizal menemukan sistem pendidikan yang sangat mandiri di Pesantren Gontor.

"Saya menemukan sistem pendidikan yang bagus untuk mempersiapkan anak Indonesia yang mandiri. Waktu itu saya sudah sangat kagum," papar Rizal Ramli, tadi malam (Sabtu 14/10).


Dia menyebut, Pesantren Gontor merupakan salah satu inspirasinya untuk mendobrak pemerintahan Suharto agar melakukan UU wajib belajar karena pada saat itu ada sekitar delapan juta kanak-kanak tanpa pendidikan.

"Itulah gerakan pertama anti kebodohan di negeri ini," kata Rizal.

Namun demikian dia masih prihatin karena hingga kini Indeks Pembangunan Manusia di negeri ini masih saja rendah, tertinggal di bawah Singapura, Malaysia, Thailand.

"Masih banyak yang susah untuk masuk kuliah karena biaya yang mahal," ujar Menteri Perekonomian era Abdurrahman Wahid ini.

Sementara itu pimpinan Pondok Pesantren Gontor KH Ahmad Suharto beserta ribuan santri mendoakan Rizal dan negeri ini agar dalam waktu cepat dapat berubah menjadi lebih baik.

"Mari bersama Pak Rizal Ramli saat ini kita teruskan perjuangan melawan kemiskinan, melawan kebodohan. Mari kita lakukan jihad ekonomi," seru KH Ahmad Suharto yang secara serempak diamini oleh para santri.[wid]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya