Berita

FK Unsgawati/RMOL

Nusantara

Fakultas Kedokteran UNSWAGATI Terus Tingkatkan Kualitas Calon Dokter

MINGGU, 15 OKTOBER 2017 | 01:10 WIB | LAPORAN:

Tidak banyak kampus di negeri ini yang fokus pada riset standar internasional sekaligus pengabdian kemanusiaan. Di antara yang sedikit itu, Fakultas Kedokteran Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon melangkah lebih maju untuk pengembangan riset kelas dunia.

Riset berstandar internasional dan pengabdian Fakultas Kedokteran Unswagati menjadi ritme akademik di kampus tersebut. Dokter dan calon dokter dari Unswagati juga didorong terjun langsung di tengah masyarakat untuk pengabdian, di antaranya mendampingi masyarakat yang mengalami kelainan genetika dan difabel.

Rektor Unswagati, Rochanda Wiradinata mengungkapkan betapa pimpinan dan tim dosen Unswagati bekerja keras untuk percepatan akademik dan riset.


"Kami fokus pada pengembangan akademik dan riset-riset berstandar internasional. Dosen-dosen kami pacu untuk mempublikasikan risetnya di jurnal internasional berstandar akademik, agar memiliki kontribusi keilmuan yang dikenal di level dunia. Kami juga mendorong program-program pendampingan dan pengabdian untuk kemanusiaan," ungkap Rochanda melalui keterangan tertulis kepada redaksi, Sabtu (14/10).

Rochanda juga menambahkan bahwa pengabdian untuk kemanusiaan sangat penting, sebagai pilar tridharma pendidikan, selain pengajaran dan riset. Pihaknya mengaku terus bekerja keras memperbaiki kualitas akademik.

"Alhamdulillah secara bertahap akreditasi selalu naik. Terbaru, Fakultas Kedokteran memperoleh level akreditasi B. Sudah bagus bagi kampus ini, tapi kami akan terus dorong hingga mencapai A," ungkapnya.

Dekan Fakultas Kedoteran Unswagati, Catur Setiya Sulistiyana menjelaskan para calok dokter didikan FK Unswagati akan ditempa sebagai dokter dengan integritas, kualifikasi, dan pengabdian untuk kemanusiaan. Pihaknya ingin para dokter lulusan kampusnya memiliki kontribusi besar di masyarakat dan dapat menjadi leader dalam transformasi kesehatan serta memberi solusi pada tantangan kemanusiaan.

"Kami mendorong riset-riset akademik berstandar internasional, di antaranya fokus pada riset kolektif tentang genetika. Kami juga merancang program pendampingan untuk komunitas difabel," jelas Catur.

Ke depan, FK Unswagati akan fokus pada peningkatan level calon dokter yang berstandar internasional dan siap dengan profesinya.

"Kami mendorong lahirnya dokter-dokter yang mengabdi pada kemanusiaan, dokter profesional pada keahliannya serta memiliki tanggungjawab di tengah masyarakat," ujar Catur..

Kampus Unswagati selama ini dikenal sebagai kampus rakyat yang memiliki program riset dan pengabdian akademik yang menjawab tantangan masyarakat. Fakultas Kedokteran Unswagati, telah meluluskan 126 dokter yang tersebar dalam karir profesional di beberapa kawasan nasional dan institusi luar negeri.

Saat ini, mahasiswa FK Unswagati sejumlah 322, dan mahasiswa profesi sejumlah 96 calon dokter. Adapun staf akademiknya memenuhi kualifikasi Kemenristek Dikti, dengan dosen dokter 57, dosen tidak tetap 36, serta 47 dosen untuk kualifikasi profesi.  Riset-riset internasional yang dikembangkan FK Unswagati patut menjadi referensi. Serta, keberpihakan pada pendampingan komunitas difabel layak menjadi rujukan pengabdian kemanusiaan.[san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya