Berita

Foto/Humas MPR

Tahun Depan, Sosialisasi Empat Pilar MPR Lebih Menyasar Anak Muda

SABTU, 14 OKTOBER 2017 | 21:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pembentukan Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) oleh Presiden Joko Widodo akan melengkapi tugas pokok yang selama ini sudah dilakukan MPR dalam melaksanakan Sosialisasi Empat Pilar MPR.

Karena itu pada 2018, MPR akan bersinergi dengan UK-PIP, selain dengan anggotanya sendiri, seperti yang sudah dilakukan selama ini.

Di tahun depan, Badan Sosialisasi MPR akan mengoptimalkan pemantapan semangat persatuan dan jiwa patriotisme di kalangan generasi muda, khususnya para mahasiswa. Beberapa kegiatan yang diharapkan bisa berkontribusi dalan peningakatan persatuan dan jiwa patriotisme adalah, outbond bagi mahasiswa, menwa dan pramuka.


Penyataan itu disampaikan Ketua Badan Sosialisasi MPR Ahmad Basarah usai memimpin Rapat Koordinasi Badan Sosialisasi MPR, di Batu-Malang, Jawa Timur, (Sabtu 14/10). Ikut hadir pada acara tersebut Wakil Ketua Badan Sosialisasi Alimin Abdullah, dan para anggota Badan sosialisasi, serta Kepala Biro Persidangan MPR Tugiyana, dan Kepala Biro Humas MPR Siti Fauziah.

Badan sosialisasi MPR sengaja memberi penekanan terhadap generasi muda, menurut Basarah, karena generasi mudalah yang akan menjadi pemimpin di masa depan. Dengan memberikan bekal semangat persatuan dan jiwa patriotisme diharapkan mereka akan menjadi pemimpin yang memiliki semangat persatuan dan jiwa patriotisme yang kokoh.

"Semangat persatuan dan Jiwa patriotisme dibutuhkan untuk menghindarkan munculnya perpecahan akibat keberagaman. Apalagi bangsa Indonesia memiliki pengalaman pahit, akibat politik devide et impera. Bangsa Indonesia dijajah dan diadu domba," kata Basarah menambahkan.

Lahirnya UKP PIP, menurut Basarah tidak akan menghalangi tugas sosialisasi yang diamanatkan UU kepada MPR. Selama UU yang mengamanatkan MPR melaksanakan sosialisasi masih ada, selama itu pula MPR akan menjalankan sosialisasi.

"Apalagi antara MPR dan UKP PIP memiliki segmentasi yang berbeda dalam melaksanakan sosialisasi," tukas politisi PDI Perjungan itu. [rus/***]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya