Berita

Marlinda Poernomo/net

Nusantara

DPR: Plagiarisme Jamak Terjadi Karena Tuntutan Pekerjaan

SABTU, 14 OKTOBER 2017 | 11:44 WIB | LAPORAN:

Kasus plagiarisme tidak hanya terjadi di kalangan politikus tetapi juga di bidang profesi lainnya. Hal ini menuntut tanggung jawab lebih dari pemerintah dalam melakukan pengawasan.

Anggota Komisi X DPR RI, Marlinda Poernomo, angkat bicara soal semua permasalahan di perguruan tinggi, termasuk pencopotan Rektor Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof Dr Djaali karena kasus plagiarisme yang menyeret pejabat Sulawesi Tenggara, termasuk Gubernur Nur Alam yang kini jadi tahanan KPK.

Kata dia, jauh waktu sebelum kasus pencopotan Rektor UNJ terjadi, Komisi X DPR sudah meminta grand design atau roadmap perjalanan perguruan tinggi setiap melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Menteri Ristekdikti. Dari situ, pihaknya menyimpulkan bahwa kasus yang terjadi di UNJ sangat jamak.


"Kasus UNJ hanya puncak gunung es. Kemarin peristiwa ini banyak sekali, mungkin dari Sabang sampai Merauke kejadiannya sama, hampir semua," katanya dalam diskusi bertema "Tinggi-Rendah Kualitas Perguruan Tinggi Kita" di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (14/10).

Kasus plagiarisme tidak hanya terjadi pada politisi, tapi juga terjadi di bidang pekerjaan yang lain termasuk di bidang pendidikan seperti dosen.

"Mungkin dosen juga ditemukan menggunakan gelar-gelar palsu. Memang malah di birokrat memang banyak sekali," jelasnya.

Menurutnya, hal itu terjadi karena ijazah dibutuhkan untuk menempati jabatan tertentu di tempat kerja atau jabatan pemerintahan.

"Mereka harus mempunyai gelar. Jadi itu masih dijadikan sandaran bahwa semua orang berlomba-lomba mempunyai gelar untuk masa depannya," ucapnya. [ald]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya