Berita

Nusantara

Warga Kampung Akuarium Ragukan Janji Anies-Sandi

JUMAT, 13 OKTOBER 2017 | 18:12 WIB | LAPORAN:

Panas terik matahari dan bau sampah basah bercampur amis menyeruak dari bongkaran Kampung Akuarium, Penjaringan, Jakarta Utara. Pasca penggusuran yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, pada April 2016, kawasan yang menjadi satu dengan Pasar Ikan itu telah rata dengan tanah.

Kampung Akuarium menjadi begitu terkesan kumuh, selain Pasar Ikan dan Luar Batang yang berbatasan langsung dengan Pelabuhan Sunda Kelapa. Terlihat puing reruntuhan dari pembongkaran masih berserakan di sana.

Seorang ibu berusia 45 tahun, salah satu warga yang bertahan, menuturkan tidak ada kejelasan dari pemerintah DKI Jakarta soal nasib korban gusuran. Ratusan keluarga masih bertahan di gubuk-gubuk sederhana setelah rumah mereka dibuldoser.


"Setelah digusur, enggak ada kejelasan lagi. Ini saja rumah gubuk ngurus sendiri," katanya

Dia mengaku telah menempati kawasan Kampung Akuarium sejak tahun 80-an. Menurutnya, kawasan ini dahulunya adalah empang kosong peninggalan Belanda.

Menjelang pelantikan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur baru pada Senin mendatang (16/10), harapan  warga Kampung Akuarium tidak begitu cerah. Terutama soal ganti rugi yang sejak dulu mereka tuntut.

"Saya enggak begitu yakin sih, karena itu cuma milik-milikan sih. Orang pemerintah kayak begitu kok, janjinya manis," katanya.

Ia pernah mendengar janji Anies-Sandi tentang kompensasi atas penggusuran yang dilakukan pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Dia akui bahwa janji tersebut tidak sepenuhnya dipercaya warga.

"Enggak ada ganti rugi (uang), tapi janjinya mau dibangun rumah deret atau rumah BTN, tetapi tahun depan, soalnya banyak mengurusi yang lain katanya," ungkap ibu itu.

Anies sendiri sempat datang ke Kampung Akuariam dan berjanji akan membangun hunian korban penggusuran seperti sediakala.

"Katanya, 'sudah tenang saja, pokoknya ditempati ini saja sementara dulu, nanti tahun depan baru kita bangun'," tutur dia meniru janji Anies.

Ia sendiri hanya berharap ganti rugi karena janji membangun tempat tinggal baru ia anggap sulit terpenuhi.

"Inginnya sih punya rumah lagi yang bersertifikat, dikembalikan lagi kayak dulu. Kita mah minta ganti rugi saja sudah aman. Mending ganti rugi saja daripada diganti rumah susun," ucapnya. [ald]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya