Berita

Nusantara

3 Pendaki Hilang Di Latimojong Belum Ditemukan

JUMAT, 13 OKTOBER 2017 | 12:38 WIB | LAPORAN:

Tiga pendaki yang dilaporkan hilang atau belum kembali dari Buntu Sikolong, pegunungan Latimojong, Enrekang, masih dicari.

Ketua Pengurus Harian Mapala Politeknik Negeri Ujung Pandang, Candra Nur menyampaikan, kemarin (12/10) mulai pukul 3 WIT dinihari, tiga anggotanya bersama tim dari Basarnas Makassar dan sejumlah potensi SAR lainnya berangkat menuju Enrekang untuk pencarian tiga pendaki tersebut. Salah satu pendaki yang hilang merupakan anggota Mapala PNUP atas nama Afrin Dihamri (Qeqez).

Dua rekan Qeqez, yakni Widi dari Celebes Backpaker dan Tuye dari KPA Sikolon.


Namun hingga siang ini (Jumat, 13/10), kata Candra, berdasarkan informasi yang diterima dari Basarnas Makassar dan tim Mapala Poltek di lapangan, belum ditemukan adanya petunjuk tentang keberadaan tiga pendaki yang dilaporkan hilang itu.

"Kami segenap keluarga besar Mapala Poltek terus berharap, berdoa dan berusaha semampu kami agar kiranya ketiga survivor dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Kami juga mengharapkan doa dari rekan-rekan sekalian untuk keselamatan para survivor," pinta Chandra melalui pesan Whatsapp yang dipancarluaskan.

Chandra menambahkan, merujuk data yang diterima pihaknya dari berbagai sumber, Qeqez bersama dua rekannya, Widi dan Tuye memulai pendakian pada Jumat (6/10) lalu dengan tujuan Buntu Sikolong (2754 Mdpl) yang berada di perbatasan Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Luwu. Mereka berangkat dari rumah 'Ambe Danisa' sekitar pukul 4 sore dan berencana kembali ke Mabu, Desa Uluwai pada Minggu (8/10). Namun hingga Rabu (11/10) pukul 18.10 WITA, ketiganya tak kunjung kembali ke rumah Ambe Danisa.

"akhirnya pada pukul 20.46  di hari yang sama, kami melaporkan kejadian ini ke BASARNAS Makassar," imbuhnya.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya