Berita

Foto: Zaki/RMOL

Warga Baduy Harus Pertahankan Ciri Khas Kerajinan Lokal Agar Miliki Daya Saing Tinggi

JUMAT, 13 OKTOBER 2017 | 06:46 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) AAGN Puspayoga berpesan, meski telah mendapatkan sentuhan teknologi dan peningkatan kapasitas SDM melalui pelatihan, UKM perajin agar tetap mempertahankan ciri khas produk kerajinan lokal.

"Kenapa harus dipertahankan? karena disitulah letak keunggulan produk kerajinan lokal, yang tidak dimiliki daerah lain. Misalnya, UMKM pengrajin di Kabupaten Lebak Banten khususnya masyarakat Baduy ini, tenun dengan motif baduy maupun berbagai kerajinan dari batok kelapa, sudah memiliki ciri khas dan itu harus tetap dipertahankan," ujar Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga  pada acara Sinergitas Program  Dekranas  dengan Kemenkop dan UKM, di Desa Kanekes, Leuwidamar, Kabupeten Lebak Banten, Kamis (12/10).

Turut hadir dalam acara itu, Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) Bintang Puspayoga dan Bupati Kabupaten Lebak, Iti Octavia Jayabaya, Duta Koperasi Tubagus Dedi Gumelar atau sering di panggil Miing, Deputi Bidang Pengembangan SDM Prakoso BS dan sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat lainnya.


Menteri Pusyayoga menjelaskan, selain peningkatan kualitas produk, UMKM  disarankan untuk semakin meningkatkan mutu desain dengan yang variatif dengan tetap mempertahankan ciri khas budaya lokal.

Untuk melindungi produk UMKM pengrajin ini, dari pemalsuan atau penjiplakan, Kementerian Koperasi dan UKM memberikan fasilitas HKI (Hak Kekayaan Intelektual) berupa hak merek dan hak cipta, yang diberikan secara gratis.

Lebih lanjut Menteri Pusyagoga mengatakan, setelah UMKM pengrajian mulai berkembang, Kementerian Koperasi dan UKM menyediakan fasilitas pembiayaan melalui LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir) dengan bunga pinjaman relatif murah, 0,3 persen/bulan.

Selain itu ada juga fasilitasi pembiayaan Ultra Mikro (UMI) yang bekerjasama dengan Departemen Keuangan. " Pembiayaan  Ultra mikro ini sudah berjalan 4 bulan dengan plafon maksimum Rp 10 juta," katanya.

Sedangkan bagi UMKM pengrajin yang mulai berkembang usahanya, bisa mengakses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dimana untuk pinjaman sampai dengan Rp 25 juta, bebas agunan.
Peningkatan kualitas SDM dalam bentuk pelatihan KUKMK di Kabupaten Lebak ini diikuti 190 UMKM pengrajin tenun dan batok kelapa dan berlangsung selama tiga hari (10-12 Oktober).

Dalam acara ini juga diberikan sejumlah program strategis Kementerian dalam HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) berupa pemberian hak merek dan hak cipta, sembako murah dan bantuan alat tulis bagi anak sekolah.

Aset Budaya Bangsa

Sementara itu Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengatakan  Desa Kanekes/
kawasan Cibolager, merupakan desa yg memiliki keunikan sendiri dimana masyarakat suku baduy luar bertempat tinggal.

"Mereka itu merupakan aset bagi kami khususnya di Kabupaten Lebak maupun aset budaya bangsa," kata Iti.

Sebagai Kabupaten yang memiliki wilayah luas, dan penduduk 1,3 juta jiwa, Lebak terus berbenah, agar menjadi destinasi wisata dan pusat UMKM pengrajin," katanya.

Menurut Bupati, dengan jumlah Koperasi yang mencapai 818 Koperasi dan jumlah UMKM 49.853, Kabupaten Lebak memilik cukup potensi untuk berkembang.

"Selain masyarakat baduy dengan ciri khas budayanya, Lebak juga memiliki produk andalan kerajinan rotan, teh Iti yang baik untuk kesehatan maupun berbagai olahan pisang dan gula aren," katanya.

Untuk menampung berbagai produk kerajinan itu, pihaknya sudah membangun Plasa Lebak  yang terletak di Rangkasbitung yang merupakan ibukota Kabupaten Lebak. [wid]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya