Berita

Nusantara

Coreng Citra NasDem, Paloh Dituntut Copot Ketua DPRD Lebong

JUMAT, 13 OKTOBER 2017 | 00:23 WIB

Ratusan masyarakat Kabupaten Lebong Provinsi Bengkulu yang tergabung dalam Solidaritas Masyarakat Lebong se-Indonesia (Somalia) menggelar aksi damai di simpang lima Kota Bengkulu, mendesak Ketua DPRD, Teguh Raharjo Eko Putro mundur.

Perbuatan ketua DPRD Lebong melakukan tindakan kekerasan dengan cara menampar dokter di RSUD Kabupaten Lebong dinilai memperburuk citra Partai Nasional Demokrat (NasDem).

"Kami masyarakat menuntut Ketua DPRD Lebong, untuk mundur dan DPW NasDem segera PAW Teguh," jelas Korlap aksi, Aurego Jaya, seperti diberitakan RMOLBengkulu.com, Kamis (12/10).

Dia menjelaskan, tuntutan mundur tersebut sebagai bentuk tanggung jawab mental serta politis kepada seluruh masyarakat Lebong atas kelalaian dan kesewenang-wenangn Kktua DPRD itu.

"Segera minta maaf atas arogansinya yang telah merugikan masyarakat Lebong secara mental dan phisikis melalui media massa," kata Aurego.

Setelah melakukan aksi di simpang lima Kota Bengkulu, Somalia kembali menggelar aksi damai di DPW NasDem Provinsi Bengkulu.

Namun sayang aksi damai yang berlangsung didepan kantor DPW NasDem itu tidak ada satupun pengurus partai yang berada di kantor.

"Saya lihat pagar kantor DPW NasDem ini tergembok tidak ada satu orangpun tapi tidak mengapa kita tetap akan menyampaikan tuntutan kita kepada DPW dan Ketua Umum NasDem Surya Paloh untuk memecat Ketua DPRD Kabupaten Lebong," tegas Aurego.

Seperti pernah disampaikan Ketua Umum partai NasDem, Surya Paloh, lanjut Aurego, apabila ada kadernya yang bermasalah maka akan dipecat.

"Kami menuntut kepada Pak Surya Paloh untuk memecat ketua DPRD Lebong yang telah merugikan dan meresahkan masyarakat Lebong, kalau tidak kami masyarakat Lebong yang akan mengusirnya, karena kami tahu Ketua DPRD lebong bukan orang Lebong," ucap Aurego.

"Mewakili masyarakat Lebong, kami memberikan jaminan kenyamanan, keamanan serta keselamatan bagi siapapun yang memasuki Kabupaten Lebong, kepada semua pihak hentikan intervensi ataupun intimidasi kepada IDI serta proses hukum kasus indikasi penamparan dokter tersebut," demikian Aurego.

Diketahui aksi tersebut merupakan buntut dari kasus dugaan penamparan yang dilakukan oleh Ketua DPRD lebong kepada salah satu dokter di RSDUD Lebong yang mengakibatkan 17 orang dokter intership di lebong ditarik oleh Komiti Intership Dokter Indonesia (KIDI) Kemenkes RI. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya