Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pemkot Jaktim Keluarkan Papan Peringatan Tunggakan Pajak

KAMIS, 12 OKTOBER 2017 | 04:24 WIB | LAPORAN:

Puluhan wajib Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) diperingati Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur. Peringatan tersebut dilakukan dengan cara memberikan papan pemberitahuan lantaran menunggak pajak.

Target pembayaran PBB Wilayah Jakarta Timur masih kurang Rp 84 miliar dari target pendapatan sebesar Rp 848 miliar pertahun dari penerima wajib pajak yang belum membayar kewajibanya.

Pelaksanaan Penindakan dan Pemasangan Plang Bagi Para Wajib Pajak Yang Belum Membayar PBB-P2 di Kota Administrasi Jakarta Timur Tahun 2017 seusai dengan Instruksi Gubernur Nomor 105 tahun 2016


"Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur melakukan pemasangan tanda tunggakan pajak terhadap 10 obyek pajak di delapan kecamatan, yang melakukan tunggakan pajak selama satu hingga dua tahun," kata Wali Kota Jakarta Timur di Taman Mini, Rabu (11/10).

Kurang lebih sebanyak 10 penerima wajib pajak di Jakarta Timur, salah satunya di lahan Yayasan harapan Kita di jalan Taman Mini, Cipayung yang menungggak pajak PBB sebesar Rp. 117 Juta.

Di antara penunggak pajak yang diberikan papan peringatan ini antara lain  PT Bambu Indah Timur, PT Delta Marina, Haji Sarmili, PT Pulo Mas Jaya, PT Sri Rejeko Sejati, PD Pembangunan Sarana Jaya, Khairannur, Pool PPD Dep G Cawang, dan PT Duta Megah Matra Keramik dengan total tunggakan sebanyak 10 miliar.

"Pada hari ini total di empat tempat di tiga kecamatan para penunggak pajak berjumlah Rp 4.429.562.160, sedangkan potensi pajak dari 10 obyek penunggak pajak di 8 Kecamatan tersebut mencapai Rp 10 triliun makanya kita kejar dengan harapan mau segera membayar," katanya.

Menurutnya, dari pemasangan plang dan stiker penunggak pajak ini Pemkot berharap wajib pajak segera melunasi karena realisasi penerimaan pajak PBB-P2 per 10 Oktober ini baru mencapai Rp 763 miliar atau baru mencapai 90,03 persen. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya